Peut-ĂȘtre nous n'avons pas besoin d'amour. Peut-ĂȘtre c'est une aide que nous avons vraiment besoin (Maybe we don't need love after all. Maybe help it what we really need)

The Owner's Bio

My photo
Seminyak, Bali, Indonesia
Life is merely a journey to the grave, but to make the journey become a beautiful parade or a dark mourning ceremony is all in your hand.

About The Blog

nothing special. just a compilation of my feelings. feel free to read or use if it is not my own work (like song lyrics). stealing my own work will not give you any lawsuit, but please respect the owner by not taking any part of the content that is made by me without my acknowledgment and without putting my name on it. :]

December 14, 2008

Rasa Yang Tersampaikan

Rasa Yang Tersampaikan
“So..this is it, huh?”

Nala terdiam menatap rel kosong di depannya. “Iya… Kita pisahan deh..”.

“Hahaha.. Kayak mau kemana aja! Kan kamu cuman pergi setahun, lagian Jogja deket aja ko!”

Nala tersenyum lemah. Apa dia akan bilang sekarang ya..?
“Um… Di jogja nanti bakal sepi.. Ga ada kamu..”

Damar sekali lagi tertawa. “Najis ah! Kayak apaan aja.. Di sana tuh pasti kamu bakal ketemu orang-orang baru, teman baru, sahabat baru. U’ll never be alone.”
“Hehe.. Iya..”. Nala lalu memalingkan pandangannya pada peron yang lengang.
Tanpa dia sadari, Damar menatapnya dalam-dalam.

Apa aku bilang sekarang ya? Tapi.. Kalau aku ditolak? Aduh…


“Damar? Duduk yuk, capek..”
“Hah? Oh.. I-iya…”.

Mereka berdua duduk di bangku di dekat pintu masuk peron. Keduanya membunuh waktu sembari bercanda dan bernostalgia tentang masa SMA mereka.. Saat satu kelompok dalam opspek, sama-sama terpilih jadi anggota OSIS, waktu Nala pingsan dan Damar susah payah menggendongnya ke UKS (“Kamu berat, La!” kata Damar yang dibalas dengan pukulan Nala saat dia mulai sadar), saat Nala menampar mantan pacar Damar yang ketahuan selingkuh (“Kamu itu bego ya! Kenapa si terima-terima aja dia selingkuh!” teriak Nala pada Damar waktu itu)…

Begitu banyak hal yang sudah mereka alami sejak SMA. Hubungan persahabatan mereka begitu erat bagaikan saudara. Hubungan itu pula yang menimbulkan ragu di dalam hati mereka. Apakah rasa ini benar cinta, atau cuma rasa sayang biasa yang menyaru sebagai cinta?

Tanpa sadar kereta yang dinanti telah tiba. Damar membantu Nala membawa tasnya ke dalam. Nala hanya sanggup menatap Damar dengan tatapan hampa. So it IS a goodbye, pikir Nala.

Dari kaca jendela Damar tersenyum pada Nala. Nala membalas senyumnya, lalu menyandarkan diri sambil menghela nafas. Seberkas rasa peneyesalan muncul entah darimana.

Damar terdiam. Kebimbangan hatinya makin besar. Sekarang atau tidak sama sekali. Tapi… Kalau ternyata memang cuma ilusi semata?

Will it be a goodbye…?

Damar tak sanggup berkata apapun saat perlahan kereta bergerak menjauh. Dia hanya sanggup menatap rentetan gerbong berkarat yang diselimuti asap itu bergerak menjauh.
Hatinya ingin berteriak. Kakinya ingin melangkah, namun sesuatu menghambatnya. Ragu, takut, sedih…

Shit! Daripada nyesel! Bodo ah! Guess it’s now or never!

Tiba-tiba detak jantungnya meningkat. Adrenalinnya mengalir deras. Perlahan kakinya melangkah, lalu berjalan, lalu berlari. Berlari dan terus berlari. Damar mengejar kereta itu.

“NALAAA! AKU SAYANG KAMUU!!!”

Nala yang tersadar dalam lamunannya segera menatap dari balik jendela kereta. Dia melihat Damar, pria yang selalu mengisi ruang kosong hatinya, sahabat karibnya yang diam-diam ia sayangi lebih dar apapun akhirnya menjawab panggilan jiwanya.. Dia tersenyum dan mencoba membalas Damar.

“AKU JUGA SAYANG KAMUUU!”

Perlahan Nala menutup wajahnya yang dibasahi air mata sambil menyandarkan punggungnya, diiringi sayup suara Damar.
Tanaganya telah habis. Dengan terengah-engah Damar menatap kereta itu menjauh. Namun Damar tersenyum.
Damar lalu meraih HPnya.

“…..”
“Halo? Nala?”

Di dalam gerbong Nala yang masih terharu mengangkat telepon itu.

“Damar?! Ngapain kamu lari-lari kaya gitu?! Bahaya tau!”
Damar ngakak diantara hela nafasnya yang berat. “Kamu ndiri ngapain nangis di gerbong? Malu tau!”
“Yeee… biarin!”

Mereka tertawa bersamaan.

“I love you..”, bisik Damar perlahan diantara hela nafasnya.

Nala terdiam sejenak. Sebulir airmatanya muncul lagi. “I love you too…”.

December 02, 2008

getting out of the comfort zone

hehehe..
posting pake bahasa inggris sekarang.

----------------------------------------------------------------------------------

every people in this world live to achieve one thing in their stage of life:
comfort.
they achieve that 'comfort' through a lot of ways, love, friendship, knowledge, money.. everything is possible.
when they actually ARE able to achieve it, they will build this border to form an imaginary place in their mind which contains that value of comfort, which is usually called as "The Comfort Zone".

people will feel 'comfort' in this imaginary place in their mind and eventually refuse to accept any change, which will be viewed by them as a threat to their comfort zone, and it will ruin the zone they made. people are so afraid that the border will be ruined and they will actually loose their feeling of comfortable.

this is the beginning of the group who refuse to change called the conformist.
this is proven bad because they literary refuse every single change, regardless the benefit of the changes. this way of thinking needs to be changed.

it's like closing our eyes of the reality and refuse to admit that the world is changing and we are still standing while everyone is running. It's like denying that someone IS smarter that us, it's like not admitting that there are people better than us, there are theories more valid that ours.

You just have to know that reality isn't so kind. Everything doesn't work out the way you want it to. and denying it by staying in the comfort zone doesn't change that fact.

I'm not being extremist by writing this,
honestly I'm now trapped in my own comfort zone.
You see..
I had this relationship with someone for awhile and we did broke up..
and up to know I'm still very scared of meeting that person.
I'm afraid of feeling pain again,
grieving for the lost love,
crying for the broken relationship.
I know that my act is lame,
but i am still not ready..
see? I'm trapped in my own comfort zone of being way from my past and if i step out of the border,
I'm scared of getting the pain like i was before,
but it doesn't change the fact that i will confront with my past sooner or later.
i can't just runaway..

I know my weakness and now i have to overcome it (the theory of reversed psychology. hehehehe).
so it's my time to have a little step out of the comfort zone and literary taste the real world.

December 01, 2008

Busy-Busy

been so busy lately..

with my swimming course,
my french class,
my drama,
and my task's at my college..

maav ya belum bisa nulis apa-apa yang bermutu..
yang pasti aku sebel banget ma hari ini..
kenapa selalu aja ada makhluk2 gemar back-stabbing di sekitarku?
hate them so much...
mentang2 aku ga kaya terus aku dikatain nyolong barangnya!
mana banku bocor lagi!
jiah..

ga baik dah persahabatan kaya ginian..

haha..

like i said,
hidup sendiri tu lebih baek..

niwei,

tadi dosen mengatakan sesuatu yang keren banget:

"art is about creating the truth"

kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeen!!!!

hee..

gotta go!

hepi monday all!


Stop AIDS now!
join the anti-aids movement and stop HIV to stole your future!

december 1, 2008
Hari AIDS SEDUNIA

November 24, 2008

My high school moments

I don't know what happened today..
but suddenly i began to miss my friends back then in high school.
I clearly remember those moments..

Saat pertama kali masuk SMA dan ngerasain ospek ala SMA..
Pertama kali jadi peserta gerak jalan yang dengan suksesnya menurunkan bobotku sampai sepertiganya..
Ngembangin dua puluh trik mencontek cepat dan aman selama ujian..
Pertama kali ngerasain tangan berotot gara-gara push up tiap sabtu-minggu di latian paskib..
Jadi anggota OSIS en jadi EO acara band buat pertama kalinya..
Tereak-tereak mpe nangis karena saking hepinya menang juara satu paduan suara ma temen-temen..
Pertama kali jadi penyiar radio en kena marah mama karena pulang malem-malem dari siaran..
Selalu kesekolah naek sepeda angin punya papa..
Jadi promotor aktif band teman sekelas mpe diputer segala di radio..
Pertama kali kerja jadi translator di rental selama setaon..
Pernah satu semester keliling jualan makanan buat bantuin mama..
Selalu jadi langganan UKS tiap jam dua belas mpe jam satu karena tensinya drop..
Paling demen ikut lomba tapi biar jadi alasan biar bisa bolos..
Dapet predikat perut gentong kerena pernah mam mie goreng empat bungkus dalam waktu semenit, belum minum susunya dan konon mpe sekarang belum terkalahkan..
Disiram air en dimasukin kolam ma anak-anak waktu ulang tahun..
Ijin sholat dhuha di masjid tapi ga taunya bolos di kantin..
Selalu duduk di belakang kalo pelajaran akuntansi deket jendela gedhe biar bisa Lihat awan en adek-adek kelas yang sering lewat..
Berangkat les siang-siang tapi bolosnya ke PS-an..
Jualan pop ice selama satu bulan tiap buka puasa disekolah waktu pondok ramadhan adek-adek kelas..
Belain nongkrong dipinggir lapangan basket siang-siang biar bisa ketemu ma gebetan..
Ga sempet ngungkapin sayang ma adek kelas yang dah ditaksir sejak SMP..
Latihan senam buat ujian praktek olahraga dari jam satu mpe jam tujuh..
Dapet hape pertama kali waktu SMA en langsung dipakai buat saling tukeran SMS jawaban ujian..
Muter-muter satu gedung konser cuman buat bisa lihat muka si adek kelas untuk terakhir kalinya sebelum pindah ke malang..


Those moments..
Those friends..
Those feelings..

Kalo dilihat aku sekarang ma aku dulu..
Rasanya aku cuman bisa ketawa inget anak bandel yang paling pinter ngambil hatinya guru-guru biar ngga dimarahin itu..
Anak yang dulu takut banget ama kuliah..
Hehe..
Anak itu dah jadi orang kayak gini ya..
Semoga saja kenangan itu ga sia-sia..
Semoga kenangan itu akan tetap jadi kenangan terindah..
Semoga aja anak itu bener-bener bisa bahagiain mamanya en bisa bikin mamanya bangga bisa punya anak kayak dia..

Anak yang dulu sempet nulis sebuah kata-kata difoto mamanya di dalam bukunya yang baru dia temuin lima taon kemudian...

"aku akan jadi orang terhebat biar bisa bahagiain mama en jadi lebih hebat dari papa biar mama ga sedih lagi karena papa.."

..
..
..
..
..
AMIN!

November 17, 2008

Moments I'll Miss The Most

hm..

it's raining again here in Malang. Cold and lonely with only the sound of dropping rains knocking on my window. okay stop philosophizing!
hehe,
I've been here in this city for two years and I just realize that I'll be off this place for about 6 months again..
All this time IO always complaining about how I fail to achieve my dreams and my hope to quickly move from this place ASAP. but then..
seeing this place again..
remembering those memories again,
feeling this atmosphere again,
hearing my friends laugh again..
well..
somehow I think I'm gonna miss those stuffs..
well..I just hope my new beginning will bring me my new hope..
hm..
duh,
karena cowo kribo di sebelahku sudah protes-protes mau pake komputernya (ini di kampus, baidewei..) jadi kayaknya off dulu.
bye!

October 25, 2008

Missing You...

pagi itu aku berdiri menatap garis batas cakrawala di depanku. Kubiarkan ombak membelai kakiku dan mengusapnya dengan sentuhan yang dingin dan lembut. Suara ombak dan desau angin menyentuh jiwaku, seakan membawanya melayang jauh, jauh ke saat kita masih bersama...

Perlahan kupejamkan mata. Sayup-sayup terdengar denting gitar dan suara merdu dari hatiku. hatiku bernyanyi, menyanyikan rasa rinduku...

Aku kembali membuka mata dan menatap kosong ke arah cakrawala. Perlahan kuambil secarik kertas yang tersimpan di celanaku. aku membaca surat itu, sebuah surat tulisan tanganku untuk dia, untuk terakhir kalinya:


Untuk Cinta, Malaikat Hidupku...

Ingatkah kamu setahun yang lalu, saat kita pertama bertemu? Pantai ini menjadi saksi kecantikanmu, laut ini menjadi cermin kemolekanmu, langit ini menjadi bukti kemuliaanmu di hatiku. Aku jatuh cinta saat pertama kita berjumpa..

Lalu apa kau juga ingat saat kita berjalan berdua semalaman? Berkeliling kuta tanpa tujuan yang jelas, hanya ingin merasakan nikmatnya bersamamu...

Lalu saat di api unggun itu, saat kau bernyanyi dan aku mengirimu dengan gitar. Suaramu bagaikan seribu malaikat cinta berdendang menghangatkan hatiku.

Dan janji itu, sebuah janji yang selalu kuingat selama ini.. Aku masih ingat betul kata-katamu waktu itu...

"Janji ya, kita akan bertemu lagi di sini, tepat setahun lagi, di bulan, tanggal, jam, dan menit yang sama..".

Aku telah menepati janji kita dahulu untuk kembali bertemu, di tepian tempat kita pertama berjumpa.

Walau aku tahu kita tak mungkin lagi berjumpa, walau aku tahu aku tak lagi bisa membelai wajah itu...

Ketahuilah bahwa hatiku akan tetap menyanyikan lagu tentang kerinduanku padamu, sampai kapanpun...

Jadi percayalah, saat kau tiba di sini, suatu saat nanti, kau pasti akan menemukan lelaki yang mencintaimu menunggumu di sini.

Cintaku,
Aku akan terus menantimu...



Aku menggulung surat itu dengan kepedihan yang perlahan memenuhi dadaku dan memasukkannya ke dalam botol kosong yang kubawa. Kutatap surat dalam botol bening itu dalam-dalam, seakan tak sanggup tanganku melepasnya.

Tiba-tiba aku merasakan kehangatan memelukku erat. sebuah suara mengisi nadiku, seakan semakin menyesakkan dadaku.

"Makasih kamu dah mau nunggu aku. Maafkan aku kalo aku ga bisa nepatin janji. Aku sayang kamu..."

Tanpa sadar air mataku mengalir deras tak terbendung. Aku tersenyum dalam tangis. Segera kulempar botol itu jauh ke lautan, diiringi tangis dari mata dan hatiku.

Mataku kembali menatap kosong ke arah cakrawala sembari menghapus airmata yang tersisa. Aku sudah janji tidak akan menangis lagi. AKu tersenyum mengingatnya, sambil dengan pelan bibirku berucap:

"Semoga kamu bahagia di sana..."

-----------------------------------------------------------------------

untuk dia yang pernah membawa arti cinta di hatiku,
untuk dia yang telah mengajarkan makna sayang di jiwaku,
biarlah kugulung cinta itu dalam botol dan kulempar dalam samudra waktu

biarkan seseorang menemukan cintaku dan membacanya
lalu terinspirasi dengan getir dan sakitnya luka di jiwa,
lalu melanjutkan kisahnya yang tak sempurna dan merubahnya menjadi cerita bahagia

walau raga dan jiwa tak lagi bersama,
walau peran utama cerita bukan lagi kita berdua,
namun kisah kita akan abadi selamanya

karena cinta itu abadi
dan rasa ini adalah cinta...

October 23, 2008

a perfect day

a perfect day

Hari ini aku duduk sendiri di taman kampus, menatap gedung perkuliahan di seberang jalan di depanku. Sinar mentari pagi dengan lembut membelai tangan dan wajahku. Beberapa helai daun kecoklatan gugur menjatuhi buku yang kutaruh di sebelahku. Kampus masih sepi, tak ada siapapun.

Pukul tujuh dia pasti akan muncul, pikirku.

Dan dia muncul! Sosok yang kutunggu sejak pukul enam pagi, sosok yang membuatku betah duduk sendiri di taman pagi-pagi... Gadis itu... Gadis itu!

Yah, dialah gadis yang selama ini menawan hatiku. Rambutnya yang sebahu diikatnya ke belakang, menunjukkan wajah cantiknya yang sempurna. Gadis manis murah senyum yang selalu memberikan senyum menawan... Gadis dari jurusan menejemen satu angkatan denganku...Jadwal kuliahku tak sama dengan gadis itu, sayangnya. Aku masuk pukul sepuluh tiap senin-rabu-jumat, dan dia pukul tujuh tiap senin-selasa-kamis, tapi demi gadis itu aku rela berangkat pagi hanya untuk melihatnya datang ke kampus dan pulang telat hanya untuk melihatnya berjalan meninggalkan kelas.

Namanya? Aku tak tahu. Aku tak berani bertanya. Aku hanya berani melihatnya dari jauh. Mungkin namanya Putri, mungkin juga Sisil... Atau Bela? Aaaaaargh! Aku bingung... Idiot banget sih, masa sudah tiga bulan masih belum tahu namanya?! Ah, entahlah. Namanya tidak penting. Aku menikmati anugerah Tuhan itu tdak lewat namanya, tapi lewat senyumnya, keindahannya, keramahannya, semuanya. Mungkin ini yang namanya cinta...

Pukul sembilan tiga puluh. AKu bergegas kembali ke gedung kuliahku di jurusan bahasa Indonesia. Rasa kagumku pada gadis itu membawa efek positif juga, rupanya. Sejak aku melihatnya dan memutuskan untuk hanya melihatnya dari jauh, aku tak lagi telat kuliah (yaeyalah, kuliah mulai jam sepuluh aku datang jam tujuh!) Tugas-tugas puisi dan karangan suruhan dosenpun menghasilkan nilai yang baik. Mungkin dia memang anugerah bagiku...

Pukul dua tiga puluh tiga. Begitu kelas usai aku segera berlari menuju ke taman itu dan duduk seperti biasanya, menunggu pukul empat lewat dan melihat dia pulang. Entah kenapa hatiku berdebar-debar.

Pukul tiga.
Aku merenungi semua tingkahku selama tiga bulan ini. Apa aku akan begini terus, memuja dia dari jauh tanpa bahkan tahu siapa namanya?!

Pukul tiga tiga puluh
Tapi aku tak ada keberanian!!! Siapa aku bisa berkenalan dengannya?! Aku bukan anak ekonomi yang kaya, aku cuma calon sastrawan miskin yang hanya bisa menulis, bukan menghasilkan uang...

Pukul empat
Tuhan.. seandainya Kau memberikan kesempatan... Semoga aku bisa berkenalan dengannya... aku tidak minta banyak Tuhan, hanya kesempatan untuk mendengarnya mengucapkan namanya dengan senyuman... Oh, hariku pasti sempurna...

Pukul empat lebih tiga puluh
Mana dia...? Apa dia baik-baik saja? Jangan-jangan dia sakit. Jangan-jangan terjadi sesuatu dengannya. Jantungku berdetak kencang membayangkan berbagai kemungkinan terburuk yang bisa terjadi padanya. AKu segera berdiri meninggalkan tasku di taman dan bergegas mencarinya. Entah apa yang ada di otakku, tapi aku terus berkelilig di dalam gedung itu, mencari gadis berambut sebahu yang selalu mewarnai hariku.

Aku tak menemukannya.

Pukul lima sore.
Aku melangkah lemah. Tubuh dan jiwaku lelah mencarinya. Bodohnya aku, kenal saja tidak. Bagaimana bisa aku menemukannya? Tiba-tiba aku teringat. TASKU! Dompet dan handphoneku ada di sana!

AKu segera berlari kembali ke taman, dan yang kutakutkan terjadi. Tasku telah hilang. Cukup sudah kesialanku hari ini.

Aku berjalan lemah meratapi nasib saat sebuah suara memanggilku.

"Mas-mas!"

Aku menoleh, dan aku mematung. Gadis itu, pujaanku, berjalan mendekatiku sambil membawa tasku!

"Mas, ini tasnya mas kan?"

Aku mematung sejenak.

"Mas?"

Aku tersadar. "Oh, i-iya... kok kamu tahu?"

Dia tersenyum. Ya Tuhan, dia begitu cantik...

"Tadi waktu saya dari kantin saya lihat mas lari ninggalin tasnya mas dari taman ke gedung itu. Waktu saya nunggu teman saya, saya lihat tasnya ngga diambil-ambil. Ya sudah, daripada hilang mending saya serahkan satpam. Eh, ngga tahunya baru mau ke pos satpam masnya sudah nongol. Ini Mas."

Aku menerima tasku dengan gemetar.

"Mas sering duduk di taman sini ya?"

"Kok-kok tahu...?"

Dia tersenyum. "Ya iyalah mas.. Tiap hari saya lewat sini... Oh ya kenalkan, Saya Ratna...".

Aku menjabat tangannya. "Galih."

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
'cinta itu tak terduga, cinta itu apa adanya, cinta itu penuh kejutan' - ady romeo

October 20, 2008

sempurna...

Sempurna

Pagi ini aku terbangun dengan senyuman
Begitu senangnya sampai kulupa aku bangun kesiangan

di jalan aku hanya berjalan pelan-pelan
menimati tiap detik untuk tersenyum dan melamunkan

Di kelas tak henti-hentinya ku membayangkan
sampai tak sadar dosen telah mengajukanku pertanyaan

Di kantin aku tersedak minuman
saat aku melihat fotomu di handphoneku dan tanpa sadar menorehkan senyuman

Dan sore itu kuakhiri dengan duduk di kursi di taman
di bawah pohon mahogani dengan daunnya yang berguguran...

sinar mentarinya membias di hatiku
menghangatkan bayanganmu..

hariku mungkin nampak kacau bagimu
hidupku mungkin nampak berantakan karenamu

namun aku senang dan gembira
hidupku akan selalu penuh tawa

karena seberapapun buruknya hariku bagimu,
seberapapun kacaunya hidupku di matamu...

kamulah yang membuat hariku sempurna...

------------------------------------------------------------------------

gosh...

I'm SOooooooo in love...

adudududududududududududu....

T-T

October 19, 2008

Untuk Dia Yang Begitu Mencintaiku

Buat kamu:
inget ga dah berapa lama kita kenal? dah 4 bulan kalo ga salah..
hehe, pertama kali aku kenal kamu, kamu tu sombong sangad! masa YM ga diapprove,
ditanyai ga dijawab! dicuekin banget deh...
bete banget..padahal tadinya kagum banget ma foto kamu..
yah, bukan jodoh kali ya, pikirku..

terus..
ntah kenapa waktu aku OL YM ketemu kamu lagi..
males si sebenarnya, tapi.. yasudalah, ga ada salahnya ngobrol ma kamu kan? eh ga taunya kamu respon, malah nyambung lagi kalo ngomong!
seneng juga si ma kamu...

tapi kamunya gantung, selain dah punya pacar di sana (sakit tau rasaya...), kamu pake minta jadian tanggal 8 agustus lagi! (padahal aku dah sukanya juli...)
jadi ya aku rada males..(padahal aku dah mupeng banget pengen jadi cowomu.hahaha...)
eh, waktu kamunya dah suka, aku dah ilang rasa...
bingung...
akhirnya aku paksain buat suka ma kamu, n jujur awalnya gagal total! yang ada kamu jadi sedih, sakit ati.. akhirnya kamu kuputus...
tapi lama-lama aku kangen juga ma kamu. kamu baek, perhatian, ngedukung aku...
aku butuh orang kayak kamu...

so aku minta balikan..n kamu mau.. jujur aku seneng banget..

tapi.. ntah kenapa kamu jadi super posesif.. mana kamu mengkhawatirkan lagi. aku jadi stres mikirin kamu di sini. akhirnya kita putus lagi. jujur sebenernya aku ga mau.tapi ya gimana lagi..
aku ga kuat diposesifin gitu...

sekarang tiba-tiba jadi inget kamu..

nomormu dah ga aktif...
kamu ma sapa ya sekarang?
dah punya pacar baru kali ya..
mungkin dah ngelupain aku ya..

hehe, dah ga sopan kali ya ngarepin kamu lagi..
dah banyak luka dah kubikin karena kamu.
kamu bisa nerima aku apa adanya, kamu bisa sayang aku walo aku masi mikir orang lain.
berkat kamu aku bisa melupakan dia,
berkat kamu aku bisa merasa dicintai lagi..
jujur,
kamu spesial..


PS: ku kangen kamu

stres mode on...

huft...

another days passed,

and i still can't find a reason why i'm here...

jujur aku kuliah di malang karena terpaksa..

walo aku seneng sama jurusannya,

tapi aku ga mau di malang...

gara2 itu semua yang kulakuin jadi ga bener semua,

semua kaco,

ancur,

campur2 pokonya...

kalo aku ga pernah di malang, aku ga bakal ketemu dia yang dah bawa luka di hati,

ga akan kayak orang sinting,

ga akan kena tekanan batin berkepanjangan kayak gini...

aku stres...

kenapa aku ga pernah bisa dapet apa yang kumau sih...

aku pengen di Jogja Tuhan...

October 14, 2008

a letter to my love, a final goodbye...

dear cinta,
dah dua bulan kita ga ngobrol. aku denger kamu dah wisuda. akhirnya, selamat yah..
oh ya,inget ga waktu kamu cerita mau kerja di bank itu? ato keinginan kamu buat kerja di kota kesenengan kamu? semoga kejadian beneran yah... aku selalu dukung kamu ko.

cinta,
ga kerasa kita dah kenal setahun lebih. kamu inget ga pertama kita ketemu di acara lomba kampus kamu? waktu itu aku jadi ga konsen (sedikit si ) waktu lomba gara-gara liad kamu MC. waktu ntu kupikir kamu adalah just another unreachable dream yang cuman jadi pujaan sesaat. I mean, sapa aku gitu bisa dapetin makhluk seindah kamu?! hahahahaha....
ga taunya ternyata kamu juga naroh hati ma aku waktu ntu..hehe.. n tnyata beberapa bulan kemudian kamu gantian ikud acara lomba kampusku! kalo aku boleh tereak2, sumpah teriakan seribu fans afgan bakalan kalah dah..hehe.. eh jujur yah, aku tuh masih ga tau gimana caranya kamu bisa dapetin nomer hapeku setelah lomba selese,karena waktu ntu kupikir hal ntu ga penting..hehe..

terus aku inget banget waktu kamu mancing soal hubungan kita via sms n aku sok-sok ga peduli dengan jawab: "kamu emang temenku yang baek." jawaban kamu waktu itu kalo ga salah: "oh,cuma temen yah...?" sumpah aku ketawa-ketawa kayak orang gila waktu baca sms-mu itu.ada rasa kasian campur seneng gitu deh, hehe..

n tibalah saat kita jadian. lagu angel brought me here-nya Guy Sebastian jadi theme song gitu deh, coz you're something angel can only brought to me alias kamu adalah gift from heaven, now and then...

lalu akhirnya kita putus. haha,aku tau kamu pasti males bahasnya. aku juga, so mending bagian itu kita skip aja. hehe.. aku ga tau kamu begitu terluka waktu kita pisah coz aku pikir cuman aku yang ancur waktu itu. jujur kegagalanku menjaga kamu adalah my biggest sin ever.

sejak itu kita berbulan-bulan ga ketemu. aku ngaku setelah kamu memang ada beberapa orang yang ngisi hatiku, ga seperti kamu yang memilih sendiri. aku mengaku salah... tapi aku juga ngaku kalo aku dari antara mereka ga ada yang bisa ngisi pecahan hati yang dah kamu bawa bersamamu. I still thinking of U, I always look for people like U to date, I keep ur photos, I listen to our songs...

ketika ketemu kamu lagi setelah sekian lama, tahu ga rasanya gimana? kayak dapet rejeki durian runtuh bank BNI yang hadiahnya Honda All New Jazz! aku speechless, ga sanggup ngomong, ingin rasanya ngobrol berdua ma kamu lamaaaaaaa banget, nanya2 soal keluarga kamu,cerita2 kamu,semuanya...

tapi aku tahu aku dah ga mungkin lagi masuk ke dalam istana kaca itu. aku dah obrak-abrik isinya, kabur tanpa tanggung jawab, n ninggalin pecahan hatiku di situ.

cinta,
jujur sebenernya aku pengen banget ngomong ini langsung ke kamu, tapi kamu tahu penyakitku selain selalu becanda di saat paling genting sekalipun kan, bahwa semakin aku suka ma orang,semakin blank isi otakku. so aku cuman bisa nulis surat ini buat kamu n foolishly hope kamu bisa baca n (hopefully) nelpon dan minta kita balikan (hahahahaha, berlebihan...ngga, becanda kali..)
kalo kamu nanya lagi pertanyaan yang pernah kamu lontarkan itu (apa kamu masi pengen nemuin hati kamu yang pecah?), dengan penuh keyakinan aku bakal jawab YA. tapi aku ga berharap, coz i know maybe it's useless.. tapi liad kamu bisa meraih sebagian impian kamu udah bikin aku seneng ko, karena kamu dah buktiin kalo kamu mang manusia terhebat yang kucintai. so aku janji ma kamu, aku juga bakal jadi lelaki terhebat yang pernah kamu cintai. Aku janji.

cinta,
Mungkin suatu saat nanti saat kita bertemu, aku pengen kita ketemu dalam senyum en tawa mengingat masa lalu konyol kita, bukan dengan tangis kayak sekarang.

cinta,
makasih ya dah pernah jadi bagian kehidupan cintaku yang ga sempurna. semoga kamu bisa nemuin manusia yang lebih hebat lagi dari aku untuk kamu cintai tanpa rasa sakit yah... aku ga akan ganggu kamu lagi. aku akan biarin kamu pergi. aku akan ikhlasin kamu...
btw,
pecahan hatiku tolong disimpan yah, jangan dibuang. mungkin kalo takdir ngijinin, aku bakal ambil pecahan hati itu.


Romeo,the broken but happy one
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
P.S. aku MASIH sayang kamu...

October 10, 2008

Kebodohan Kemarin Lusa, Kemarin, dan Hari Ini

pagi-pagi dah OL,

padahal lagi stres banget...

duuh, lagunya ga mendukung lagi!

1. matahariku - agnes
2. terima kasih cinta - afgan
3. yang kutahu cinta itu indah - afgan feat nagita

hello...pagi2 lagunya dah kayak orang mau bunuh diri nyemplung empang gara2 pacarnya ketahuan jogging sambil bawa anjingnya...

yeah, aku mang lagi stres, SANGAT STRES! masalah dua hari lalu (baca: kebodohan hari ini...) belon selese jugag...
kemaren tu aku buru2 balik dari warnet buat nyelametin rumah yang belum kukunci, ya elah ternyata rumahnya dah kekunci rapat dengan keamanan sempurna seperti biasa. namun kelegaan ini cuma bertahan sesaat, tepat saat aku merogoh saku celana dan menyadarai bahwa KUNCI RUMAHNYA KETINGGALAN DI WARNET!

bodohnya...

akhirnya balik dah ke warnet, dengan senyum innocent nanya ada gerombolan kunci tersesat ga di dalam warnet n pulang dapetin kuncinya.

akhirnya pulang lagi, n tidur lamaaaaaaaaaaaaaaa banget...

bangun2 dengan nikmatnya aku jalan ke kamar mandi buat cuci muka, dan menemukan
Choky Sitohang (kucingku) berkeliaran dengan riang di lantai bawah.

Hey wait a minute...bukannya harusnya choky di kandang...

Lalu ketika aku masuk ke kamar mandi,
aku melihat buah perbuatan tak terpuji yang telah dilakukannya. Dia boker di sudut kamar mandi!!! mana bau lagi! pantes aja mukanya lega banget!OH MY GOD! jadilah acara cuci muka gagal dan dilanjutkan dengan membersihkan kamar mandi...

huft..

kalo kemaren si ga ada kebodohan yang begitu berarti si, cuma kenyataan bahwa ternyata tasku bau keju gara2 remah2 makanan yang tumpah kemaren lusa (well, at least it smells delicious) n tiga orang temen kulku cewe yang berkata alhamdulillah ketika aku terlihat membasuh muka di tempat wudhlu masjid kampus

temen 1: Chuck, kamu ke masjid?
aku : iya, napa sih?
temen 2: alhamdulillah...
aku :....
temen 1: good progress, chuck! kita dukung pertaubatanmu!
aku :...........???!!!?

terus akhirnya novel Another Boleyn Girl (novel tugas buat kuliah Prose besok, atau hari ini...) sudah ditemukan!! buku sulid dengan isi yang sulid (dan dosen yang juga sulid...hehehehe...) akhirnya sudah ditangan. dirumah langsung nyalain kompie n mulai baca e-book itu dari jam tujuh mpe jam satu, plus nulis2 buat persiapan kuliah besognya.

mustahil ada kebodohan lain besog, pikirku...

ternyata salah, sodara-sodara!!!!

pagi tadi aku bangun jam 06.58 karena lupa lupa pasang weker coz terlalu sibug baca novel (bodohnya...) n kuliahnya mulai jam tujuh!!! Maaaaak... mau pake pesawat pun ga bakal nyampe tepat waktu! mana dosennya amat sangad jahad sekali lagi!

akhirnya setelah mandi sekenanya, pakaian sekenanya, dan dengan kesadaran sekenanya aku nngebut ke kampus dan...

pukul 7.30 aku berdiri di gerbang kampusku menatap dengan iba. huft... ga bakal nyampe nih...

akhirnya aku belok kanan kembali kerumah.

di gerbang rumah ada kertas keselip. begitu kuambil, tulisannya:

Pengumuman Pemutusan Sementara Aliran Air

aku:...

lupa bayar air...

huft,

whatever...

October 08, 2008

Kebodohan Hari Ini

aku ngaku kalo aku adalah tipe orang yang bakal kacau otaknya kalau harus fokus ke lebih dari satu hal (sebuah tanda kesetiaan si sebenernya, huahahahahahahaha), n hari ne, 8 oktober 2008, I have to do lots of things at once, namely:

1. ke kampus bawa makanan coz ada acara
2. mampir kerumah ibu kos yang lama buat sungkeman
3. ke matos belanja bulanan
4. bayar rekening air.

n after this you will see segala kekacauan yang terjadi...

MISSION 1
: ke kampus bawa makanan coz ada acara

alarm dah dipasang jam 6 pagi, n it worked (duh..). aku bangun, buka tirai, dan...TIDUR LAGI?!!! sumpah aku ga tau, tapi ada semacam forces beneath yang berkata 'tidurlah...tidurlah...' dan aku menurutinya. so aku bangun lagi jam 06.59, padahal kuliah mulai jam 7!

huft, dah di depan pintu gagangnya kutarik ga bisa buka! aku panik ga karu2an tanpa menyadari kalau emang pintunya dikunci jadi ga bisa dibuka! anjrit! begitu pintu dibuka aku matiin lampu depan. tapi ko, setelah ditekan2 terus ga mati2 ya... bodohnya...aku nekan saklar lampu lain, makanya ga ngefek..

begitu di parkiran sepeda mau ngeluarin vario, aku baru inget kalo harus bawa jajan! aduh, lari lagi kedalam kamar ambil jajan trus masukin ke tas. eh, ga taunya aku kesandung kucing n makanan pada jato. akhirnya setelah nyelametin apa yang bisa diselametin, aku segera ngeluarin motor n pergi ke kampus.

dikampus, aku telat (yaeyalah...). singkat kata, selesai kuliah n bagiin makanan lebaran, aku rencananya ke matos (Malang Town Square, Mallnya Malang gitu...). eh, udah di depan mall aku inget kalo harus sungkem ke ibu kosku yang dulu. balik dah ketempat ibu kos...


MISSION 1 COMPLETE (70%)



MISSION 2: mampir kerumah ibu kos yang lama buat sungkeman

jarak tempat kosku yang dulu ma kampus lumayan deket, so ga perlu jauh2 muter dari mall (secara mallnya juga didepan kampus. hehe..). setelah ketemu n maav-maavan, tiba2 da yang nelpon.

aku: halo?
???: kamu dimana?
aku: ne sapa?
???: dian!
aku: oh. kenapa?
dian: ga kematos?
aku: nanti. da apa?
dian:dah ditungguin anak2 tau!
aku: oh ya! bentar yah...

weks! aku lupa kalo janjian ma anak2!!!!! dudu e...

MISSION 2 COMPLETE (90%)




MISSION 3: ke matos belanja bulanan

kalo yang ene mah lancar2 aja, untung semua yang dicari dah ada, kecuali kacamata kali ya...secara mataku dah bener2 minus neh (1,25+silinder), so let's call it perfect!

PERFECT!!!
MISSION 3 COMPLETE (100%)



MISSION 4: bayar rekening air.

haha, ne dia yang bikin menderita...
PDAM kota Malang tu ada di Sawojajar, sebuah tempat yang konon kata temen2 kalo belum prnah kesana pasti bakal nyasar n ga bisa balik (yeah right...). dengan tanpa mengetahui sedikitpun soal sawojajar, aku nyari sawojara tu dimana. busyet! nyasar beneran neh! mana ternyata sawojajar tu gedhe banget lagi! setelah muter2 ga jelas n nanya2 orang (yang ngasi clue ga jelas pula), akhirnya aku sampe di PDAMnya.Astaga...siapa sih yang punya ide naruh PDAM di tempat sejauh ini?! sumpah, yang namanya jalan danau sentani itu panjang banget, gersang, panas, berdebu lagi!

setelah markir motor aku ke loket n bayar airnya.

aku : mbk, ne mau bayar
teller: oh, silahkan mas...
...
teller: dua ratus mas.
aku : oh ya... (terdiam sejenak...) maaf mbak, berapa?
teller: dua-ratus-empat-puluh-tiga-ribu mas...
aku :...
teller: kenapa mas?
anjrit! ko bisa mahal gini sih? bukannya di bill cuma enam puluh rebo?!!!!
aku : mbak, 200?
teller: (penuh senyum) iya mas, bulan lalu gabung ma bulan ini, jadinya 243.000
aku :...oh... bentar ya mbak...

aku langsung kabur dan sms temen2 kontrakan, intinya cepetan transfer duit buat bayar air ato airnya diputus!!!

tanpa basa-basi ama tellernya aku pergi dari kantor itu dengan dongkol, tanpa sadar aku terus aja macu sepeda mpe akhirnya....

"O-oh... di mana ini... Anjrit!!! aku nyasar!!!!"

MISSION 4 FAILED



BONUS MISSION: kembali pulang dengan selamat

mati aku! di amna ini?! aku ga pernah ngerasa lewat tempat ini... aduh... apa belok sini ya...atau belok sini...
percayalah guys kalo pernah ngerasa nyasar somewhere n ga tau arah pulang...

sumpah aku dah ga inget lagi lewat mana atau kemana, bahkan hape tu tiba2 ga ada sinyal! (IM3 siaaaaaaaaaaaal!!!)
akhirnya dengan penuh kepasrahan aku ngikut aja apa kata hati...

belok kiri...

belok kanan...

terus..

akhirnya...PUJI TUHAN!!!!!aku selamat! aku muncul out of nowhere di sebelah RS Lafalette (yang jaraknya jauh banget dari gerbang sawojajar...ko bisa yah).

jeez...

BONUS MISSION COMPLETE (100% tidak termasuk tekanan mental yang diderita)

akhirnya buat sedikit refreshing aku nulis blog ini sambil berharap ga ada kekacauan lagi...eh...OH MY GOD AKU LUPA NGUNCI PINTU!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

BONUS MISSION 2 :selamatkan rumah dari maling

October 02, 2008

Definisi Cinta

Apa itu cinta?

Bahkan seorang sarjana S3 segala cabang ilmu tidak akan sanggup memberikan pengertian yang benar-benar tepat akan arti cinta yang sesungguhnya. Psikolog akan mengatakan cinta sebagai suatu jenis emosi, ahli hormon akan mengatakan cinta sebagai sebuah reaksi kimia atau hormon yang dilepaskan ke tubuh, William Shakespeare dalam puisinya, Sonnet 116, mendefinisikan cinta sebagai sesuatu yang tak lekang akan waktu dan tak tergantikan.

Sebenarnya apa itu cinta?

Jika kita mengatakan cinta itu sebagai rasa saling menyukai antara seorang laki-laki dan perempuan untuk menjalin rumah tangga (definisi umum yang biasa didapat dari masyarakat), maka apakah hubungan sesama jenis tidak bisa disebut cinta? Apakah perasaan seorang anak gadis pada ayahnya bukan cinta? Apakah seorang lelaki yang mendambakan gadis yang tidak mungkin ia miliki juga bukan cinta? Lalu apa sebenarnya cinta itu?

Mungkin memang kita tak akan pernah menemukan sebuah makna yang benar-benar tepat untuk mendefinisikan cinta. Cinta terlalu kompleks, terlalu rumit.

Atau mungkin sebenarnya cinta itu tidak serumit yang kita pikirkan. Mungkin cinta itu malah sangat sederhana. Begitu sederhananya sampai dia sanggup membuat kita merasakan sedih dan senang sekaligus, menangis dan tertawa bersamaan. Dan saking sederhananya cinta, tiap manusia pasti memiliki cinta di hati mereka, tak terkecuali bayi belum bisa melafaskan kata cinta. Dengan kesederhanaannya pula cinta akan selalu ada, meski kisah yang pernah dimaknainya telah menjadi kenangan. Cinta akan tetap ada, dengan cerita yang lain, tokoh-tokoh yang lain, tempat yang lain, alur yang lain, dan akhir yang lain pula. Namun satu hal yang masih tetap sama akan cinta: Dia Akan Selalu Ada.

Jadi, apa itu cinta?

Entahlah..

Kadang aku berpikir, mungkin arti tidaklah begitu penting, karena cinta itu lebih indah untuk dirasakan daripada diartikan.

September 20, 2008

the world is unfair...Is it?

sore tadi waktu kumpul di kamar liad temenku maen game command and conqueror, salah satu temanku tiba-tiba nyeletuk:

"untuk dia yang kusayangi tapi ngga menyayangiku,
untuk dia yang menyayangiku tapi ga kusayangi,
dan untuk dia yang ga menyayangiku dan ga kusayangi..
hidup ini tidak adil..". (kurang lebih sih ngomongnya gitu..)

dari kata-katanya aku jadi berpikir..
apa hidup itu harus take and give ya?

harus menyayangi dan disayangi?
harus mencintai dan dicintai?
harus memberi dan menerima?

hm...
secara idealis,
aku akan bilang tidak karena aku adalah tipe orang yang menjunjung tinggi makan cinta sejati versiku sendiri, which is cinta yang tanpa pamrih,
namun sebagai manusia yang realis aku juga akan berkata ya untuk hal yang sama. cinta sejati yang selama ini jadi dambaan hati para pecinta idealis itu cuma ada satu banding sejuta saja.

cinta itu sangat-sangat rumit..
dalam dunia yang tidak mengenal kata 'tulus' ini,
keberadaan cinta sejati benar-benar sulit ditemukan...

so,
apa ga ada yang namanya cinta tanpa pamrih?
kalaupun ada, apakah itu BENAR-BENAR indah dan TIDAK MENYAKITKAN?





ada yang tahu jawabannya?

September 19, 2008

lebih bersyukur

siang itu panas..

dengan lemah aku berjalan dari kelas menuju ketempat aku memarkir motor. aku terus-terusan komplain dalam hati tentang panas ini. sudah rumah jauh dari kampus, naik motor lagi! pasti tambah hitam, pasti capek... andai saja mobil di rumah ga dipakai papah..


dalam jalanan sempit langkahku tertahan oleh sesosok orang yang berjalan terseok-seok. ada orang cacat dengan tas ransel di punggungnya berjalan sambil wajahnya menunduk menghindari matahari yang panas. aku terus melihat orang itu sampai akhirnya dia berbelok menuju ke arah gedung yang nampaknya akan menjadi tempatnya menuntut ilmu yang sebenarnya masih sangat jauh jika ditempuh berjalan kaki apalagi dengan kodisinya yang cacat.

Tuhan..
padahal baru saja aku mengeluhkan panas matahari, tentang betapa tidak beruntungnya aku tidak dikasih mobil papah..

Sangat tidak bersyukur sekali..

huft..

September 17, 2008

sonnet 116 by William Shakespeare..

Let me not to the marriage of true minds
Admit impediments. Love is not love
Which alters when it alteration finds,
Or bends with the remover to remove.
Oh no! It is an ever fixed mark
That looks on tempests and is never shaken.

It is the star to every wandering bark,
Whose worth's unknown, although his height be taken.
Love's not Time's fool, though rosy lips and cheeks
Within his bending sickle's compass come.
Love alters not with his brief hours and weeks,
But bears it out even to the edge of doom.

If this be error and upon me proved,
I never writ, nor no man ever loved.

September 15, 2008

the mass chain effect of the universe

pernah dengar atom?

atom sempat disebut-sebut sebagai satuan terkecil dalam struktur sebuah benda oleh Dalton, yang lalu dimentahkan dengan bukti bahwa dalam atom masih ada proton dan netron, yang ternyata bukanlah satuan terkecil karena didalam ada lagi bagian-bagian kecil, dan konon bagian tersebut masih bisa dibagi lagi.

pernah tahu tata surya?

kumpulan planet-planet, satelit, dan astroid yang mengitari matahari ini ternyata bukanlah akhir, karena tata surya masih merupakan bagian dari galaksi, yang ternyata juga bagian dari kumpulan galaksi yang ternyta bagian dari semesta, dan mungkin saja masih banyak semesta-semesta lain yang tidak kita ketahui, mengingat bahwa teori big bang yang berkata ruang angkasa masih memuai dengan kecepatan luar biasa sampai sekarang.

oke, tahu ga alasan kenapa aku membicarakan hal ini?

coba dipikir sejenak hubungan semua ini dengan diri kita.
(... - proton netron - atom - protein - DNA - sel - jaringan - organ - sistem organ - individu - populasi - komunitas - ekosistem - biosfer - pulau - benua - bumi - tata surya - galaksi - kumpulan galaksi - semesta - ...)

rantai yang remarkable kan?
dan seperti layaknya rantai, satu mata rantainya akan mempengaruhi ikatan yang lain..

so bayangkan kalau SEANDAINYA SAJA (contoh neh...)

Ayahmu tidak menjatuhkan sebuah pulpen yang seharusnya dijatuhkan di suatu siang di luar kelasnya puluhan tahun yang lalu..Mungkin seorang wanita tidak akan menemukan pulpen itu, mengembalikannya, lalu dekat dengan ayahmu, pacaran, menikah, punya anak, dan akhirnya kamu tidak akan ada (atau lebih ekstrem lagi, kamu akan tetap ada tapi dengan ayah yang berbeda, ibu yang berbeda, di tempat berbeda, mungkin dengan bahasa dan kebiasaan berbeda dan kamu tidak akan pernah kenal dengan pacarmu sekarang, tidak akan bekerja atau sekolah ditempatmu sekarang, semuanya sangat berbeda..)

can you imagine that? betapa tiny microscopic thing bisa lead to massive changes..

September 09, 2008

a new beginning

Tuhan..

terima kasih Engkau telah bukakan jalan tuk melupakannya..

terima kasih Engkau telah berikan cahaya yang menggantikan terangnya..

terima kasih Engkau telah kirimkan dia yang menyayangiku tuk menggantikan dekapnya yang telah melupakanku..

terima kasih..

aku akan lanjutkan hidup dan lupakan dia..

aku akan terus melangkah lupakan dia..

demi orang yang menyayangiku jauh di sana..

September 08, 2008

about First love

Saigo no kisu wa
Tabako no flavor ga shita
Nigakute setsunai kaori

Ashita no imagoro niwa
Anata wa doki ni irun darou
Dare wo omotterun darou

You are always gonna be my love
Itsuka dareka to mata koi ni ochitemo
I'll remember to love
You taught me how
You are always gonna be the one
Ima wa mada kanashii love song
Atarashii uta utaeru made

Tachidomaru jikan ga
Ugokidasou to shiteru
Wasuretakunai koto bakari

Ashita no imagoro niwa
Watashi wa kitto naiteru
Anata wo omotterun darou

You will always be inside my heart
Itsumo anata dake no basho ga aru kara
I hope that I have a place in your heart too
Now and forever you are still the one
Ima wa mada kanashii love song
Atarashii uta utaeru made

You are always gonna be my love
Itsuka dareka to mata koi ni ochitemo
I'll remember to love
You taught me how
You are always gonna be the one
Mada kanashii love song
Now and forever
---------------------------------------------------------------------------------------------> terjemahan by me
our last kiss
tasted like tobacco
a bitter and sad smell

tomorrow, at this time
where will you be?
who will you be thinking about?

you are always gonna be my love
even if I fall in love with someone once again
I'll remember to love
you taught me how
you are always gonna be the one
it's still a sad song
until I can sing a new song

the paused time is
about to start moving
there's many things that I don't want to forget about

tomorrow, at this time
I will probably be crying
I will probably be thinking about you

you will always be inside my heart
you will always have your own place
I hope that I have a place in your heart too
now and forever you are still the one
it's still a sad song
until I can sing a new song

you are always gonna be my love
even if I fall in love with someone once again
I'll remember to love
you taught me how
you are always gonna be the one
it's still a sad song
until I can sing a new song


sebenarnya apa sih cinta pertama itu?
kebanyakan orang pasti berpikir kalau cinta pertama adalah pacar pertama kita, orang pertama yang kita taksir, atau anything yang correlated dengan yang namanya cinta yang muncul pertama kali dalam sejarah cinta kita yang panjang dan berliku. (hehe..)

kalau menurutku, cinta pertama tak harus yang pertama. cinta pertama bisa jadi orang pertama atau yang keseribu.
yang penting adalah, seberapa dalam dia meninggalkan kenangan dihatimu.

coba baca lagi lirik lagunya utada hikaru diatas.

bagiku cinta pertama adalah cinta yang tidak bisa kita lupakan. tidak perlu jadi orang pertama untuk dapat predikat itu, namun orang itu, siapapun dia, harus bisa meninggalkan kesan mendalam dan tak terlupakan.

you will always be inside my heart
you will always have your own place
I hope that I have a place in your heart too
now and forever you are still the one
it's still a sad song
until I can sing a new song

you are always gonna be my love
even if I fall in love with someone once again
I'll remember to love
you taught me how
you are always gonna be the one
it's still a sad song
until I can sing a new song

September 05, 2008

Why Am I Here?

let's see..
people always have reasons of they're presence somewhere, right?

so let's look back two years ago, when I was still in High school..
Why am I here, studying English linguistics at Malang?

I like English. It's not a matter of language only of those Englishman. It's their mindset, their indepence, their progress.. i like the way they see this diversed world as an equal platform where everyone deserves his or her place.

Well, I also want to write. my dream is writing something to make people get interested in reading it and get inspired. i want my writing helps people to move on with their life. i want to write and write untuil i can't write anymore.

so by these two reasons, I will not fall at the same hole again.
i've wasted my time chasing something that is not my purpose. i have swayed too long and too far from my goal.

i hope by refreshing this purpose, i will be able to be what i wannabe.

September 03, 2008

tentang sebuah foto


orang-orang yang pernah hadir dalam hidupmu akan meninggalkan foto mereka di hatimu. ukurannya macam-macam, tergantung dari seberapa besar kamu mencurahkan pikiranmu untuknya.

kadang kau merasa sangat sedih ketika orang itu telah pergi dan meninggalkanmu,
kadang kau merasa sendirian di dunia ini dan tak ada yang menyayangimu saat dia sudah tak lagi ada di sana..

tapi tahu ga?

foto orang yang kau sayangi itu begitu besar di depanmu, membuatmu sulit melupakan dia dan melanjutkan hidup..
foto itu membuat seakan bila kau membuangnya maka tak ada lagi yang akan mengisi pandanganmu, hanya hitam dan hampa..
namun sebenarnya di belakang foto itu masih ada foto-foto yang lain yang juga peduli padamu,
namun karena foto orang yang kamu sayangi itu terlalu besar, kamu jadi tidak bisa melihatnya..

hehe...

aku mau kuliah dulu!!!

dah telaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat!!!!!!!!!!!

September 01, 2008

Waktu

posting kali ini simpel saja...

apapun yang terjadi dengan hatimu..

separah apapun lukanya,
sehancur apapun bentuknya..

waktulah yang akan sembuhkan semuanya..



God..

semoga waktu sanggup menyembuhkan hatiku yang dah ga utuh lagi ini...

spion masa lalu


kenapa sepeda motor harus memakai spion?

sepeda motor memiiki sebuah mekanisme peringatan akan bahaya di belakangnya dalam berbagai bentuk, seperti lampu belakang dan spion.

bila lampu belakang memberikan tanda bahwa sepeda motor sedang melambat atau akan berhenti,
spion berfungsi sebagai pemberi gambaran tentang apa yang terjadi di belakang sepeda motor agar pengendara bisa mengambil langkah sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti ditabrak dari belakang.

spion juga berfungsi sebagai mata tambahan agar pengendara tidak perlu menoleh ke belakang untuk melihat situasi, karena jika pengendara melakukannya, kemungkinan kehilangan keseimbangan atau malah tabrakan dari arah depan besar sekali terjadi.

lalu apa hubungannya dengan masa lalu?

hidup ini ibarat jalanan satu arah yang panjang dengan berbagai cabang dan lalu lintasnya yang tak terduga. di depan mata kita adalah masa depan dan di belakang kita adalah masa lalu.

dalam menjalani hidup kita harus tetap melaju ke depan karena bagaimanapun juga kendaraan yang kita tumpangi tidak sanggup berbalik karena itu jalan satu arah, yang artinya kita tidak bisa mundur ke masa lalu hanya demi sesuatu yang tertinggal. bahkan kitapun tidak boleh menoleh karena kecelakaan bisa saja terjadi karena lalu lintasnya. namun kita masih bisa melihat masa lalu itu dengan spion kita.

untuk apa?

agar tiap kita akan jatuh ke lubang yang sama, kesalahan yang sama, luka yang sama, kita bisa selalu melihat ke arah spion itu agar kita tidak mengulangi kesalahan kita dahulu. namun tetap, spion tetaplah spion. kita hanya bisa menatapnya dan perlahan melihat bayangannya mengecil, lalu menghilang ditelan waktu.

begitulah harusnya kita menyikapi masa lalu. jangan pernah menangisinya, meratapi, atau malah terus-menerus melihatnya. namun kita juga tak boleh langsung melupakan dan membuangnya jauh-jauh

yang harus kita lakukan adalah tetap memacu kendaraan kita sambil tetap sesekali melihat ke arah spion itu, agar kita tak lagi mengulang kesalahan yang sama. lama-kelamaan masa lalu itu akan memudar dan sirna
seiring dengan menjauhnya kendaraan kita mendekati masa depan kita di ujung jalan satu arah kehidupan ini.

kalau segalanya memang berarti

kalau memang segalanya berarti untuk dikenang,
kalau memang segalanya berarti untuk disimpan,
kalau memang segalanya berarti untuk dijaga..

berikanlah aku kekuatan,
kelapangan hati,
dan keteguhan jiwa untuk tetap dapat berdiri di sana,
dan menjaga hati yang telah terluka...

August 30, 2008

lebih bersyukur

sejak rabu malem aku dah sakit gara-gara kecapean..
karena berbagai hal yang belum sempat diselesein,
ya akhirnya maksain deh buat keluar-keluar..
akhirnya ya gini,
sakit deh..

you know what,
saat aku tidur di kamar sendirian,
aku inget sama berbagai momen2 bahagia bersama orang2 yang kusayangi..

waktu bikin adonan kue ma kakak dirumah dengan alat super prasejarah (alu batu),
waktu gendong ponakan yang makin hari maikn gedhe,
waktu ma mantanku,
waktu guyon ma temen-temen..

aku jadi berpikir..
aku dah sering banget ga mensyukuri segala keriangan dan keceriaan itu..
cuma mengeluh dan mengeluh..

kurang duit lah,
tidur ga enak lah,
pacar kurang cantik lah,
kondisi rumah amburadul lah,
makan ga oke lah..

coba liat sekarang..
jauh dari orang tua,
ga ada temen yang peduli,
ga punya pacar..

kalo dipikir-pikir,
hidupku itu sebenarnya dah bahagia banget lho..

aku harus bisa lebih mensyukuri apa yang kumiliki dan menjaganya...

selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya..
bagi2 pahalanya yah...
hehe

August 27, 2008

Seeing The Reality

Seeing The Reality
------------------

27 August 08

Siang itu aku duduk di halte angkot Poltek Negeri Surabaya, menunggu angkot yang akan mengantarku ke terminal untuk kembali ke Malang.

Panas terik..
Aku terus-menerus menyeka mukaku yang memerah karena panas sambil menunggu angkot.
Akhirnya angkot menuju ke Terminal Bratang tiba juga. Aku segera naik.

Angkot itu bergerak menembus hawa panas Surabaya. Mataku berkelana ke berbagai kompleks pertokoan dan lalu lintas Surabaya di siang hari. Sebuah hal biasa untuk ukuran kota metropolitan.

Tiba-tiba aku melihat sosok yang tak biasa siang itu.
Seorang laki-laki gembel dengan jalan pincang turun dengan sedikit terjatuh dari bis kota dengan gelas plastik yang nampaknya berisi recehan. Aku bertanya pada diriku, siapa laki-laki itu?

Angkot yang terus bergerak menguak satu lagi episode kehidupan kedalam penglihatanku. Terminal bratang yang telah dekat jadi terasa jauh karena macet yang berkepanjangan. Nissan Terrano, Hyundai Getz, Honda Jazz, Suzuki Karimun Estillo, semua berjajar menunggu lampu hijau di depan angkot yang kutumpangi. Begitu lampu hijau semua berhambur pergi.

Angkotku yang sudah masuk ke pintu terminal Bratang memberikanku kesempatan melihat seorang ibu makan nasi bungkus dengan lauk seadanya di bawah pohon kurus yang memayungi dari teriknya Surabaya. Di sebelahnya, ada balita perempuan cantik merengek minta disuapi. Sejurus kemudian sebuah Daihatsu Sirion biru lewat dan menyilaukanku dengan catnya yang memantulkan cahaya matahari.

Dari Terminal Bratang aku naik bis kota menuju Terminal Bungurasih. Di dalam bis yang penuh aku duduk di dekat jendela. Bis tua itu melaju perlahan. Sesosok laki-laki berdiri di tengah bis sambil mendendangkan lagu. Suaranya merdu, orangnya juga bertampang lumayan, hanya sedikit dekil kena panas matahari. Sejenak kemudian di sebelahku terdengar nada panggil telepon selular. Lagu yang menurut penilaianku sangat jauh kualitas suaranya dibanding dengan pengamen yang sedang berdiri mencari sesuap nasi di tengah bis kota. Namun tetap saja, kan yang nyanyi lagu itu artis.

Perjalananku terhenti sejenak karena lampu merah. Sembari menunggu aku menatap sekeliling. Seorang bapak-bapak renta menarik gerobak lusuh dengan topi capingnya dan kaus putih yang sudah kumal, begitu kontras dengan bangunan megah di seberangnya.

Begitu tiba di terminal bungurasih aku berjalan menuju ke ruang tunggu penumpang. Aku melewati seorang ibu-ibu dengan kebaya lusuh menjajakan stroberi pada seorang wanita berdandan menor yang kemudian naik taksi khusus menuju bandara juanda.

Di ruang tunggu aku melihat seorang anak kecil digandeng ibunya membuang sesuatu dalam tong sampah. sejenak kemudian saat aku kembali menatap tong sampah itu, aku melihat dua bocah yang sedang mengais tong sampah itu. Kupikir mereka menjatuhkan sesuatu. Ternyata mereka mengambil sebuah bungkusan berisi roti bekas gigitan anak tadi yang lalu mereka perebutkan untuk dimakan.

Setelah bis patas tujuan malang yang kunaiki perlahan bergerak memutar, kulihat Cito, City of Tomorrow berdiri megah dengan lambang UPH dan sosok pesawat terbang di langitnya. Begitu aku mengarahkan mataku sedikit ke bawah, di sebuah lahan kosong di bawah jembatan tol seorang kuli duduk dalam panas sambil mengipasi diri dengan topi capingnya.

Dari jendela bis patas antar kota Malang-Surabaya akhirnya aku sadar akan sesuatu yang selalu mengganjal sejak kedatanganku ke Surabaya:

Semua kejadian ini, semua pemandangan ini..
SALAH SIAPA?
Segala ketimpangan yang tertangkap mata ini salah siapa?

Kenapa setelah Indonesia merdeka 63 tahun,
Setelah 10 tahun 3 bulan reformasi berjalan,
Setelah berbagai perubahan yang dijanjikan untuk mensejahterakan rakyat,

Kenapa masih ada ibu-ibu makan sebungkus nasi di trotoar terminal dengan anaknya yang menangis?

Bukankah yang ada di sekelilingku ini rakyat?
Lalu mana segala janji perubahan atas nama rakyat itu?
Kenapa tidak tampak adanya perubahan?
Kenapa masih ada lelaki pincang yang duduk di pinggir jalan meminta recehan?

Dalam hati aku berpikir..
Sudah dua puluh tahun aku hidup di dunia ini..
Gelar mahasiswa sudah tersemat di dada,
Mahasiswa yang disebut-sebut sebagai agen perubahan,
Mahasiswa yang idealis dan sanggup menumbangkan sebuah era pemerintahan,
Mahasiswa yang berjuang atas nama rakyat..
Tapi tidak sedikitpun aku bisa merubah keadaan..
..
..
Aku sangat malu..

August 04, 2008

Sepeda O'on

huft...

sejak februari, varioku ngeluarin suara aneh tiap mau dipake. kayak suara daun pintu kalo kurang oli gitu...nyiiiit-nyiiiiit...

akhirnya kuputusin servis bulan mei dengan keluhan: -sepedanya bunyi-bunyi kalo distarter...

kata mas montirnya mungkin kampas remnya. akhirnya dibetulin dah. tpi waktu dinyalain bunyi lagi...

'oh, ne kampas rem belakang mas...', kata montir itu lagi. dibetulin lagi dah. tapi waktu dinyalain bunyi lagi.

'hmmm...kayaknya olinya mungkin mas...'. dibetulin dah tu oli. dan amsih bunyi lagi...

setelah diobrak-abrik, montir hondanya bingung. dah diperiksa kemana-mana tapi ga ada hasil. tiap satu bagian dicek n dipasang lagi, waktu dinyalain pasti bunyi lagi...

akhirnya setelah enam jam bongkar-pasang sepedaku, montirnya nyerah. dia suruh aku ke dealer pusat yang letaknya agak jauh...

karena dasarnya males, ya ga usah...

setelah berbulan-bulan berlalu dengan suara decit mengganggu itu, tepat tanggal satu waktu aku ngelap motor en manasin motornya (dengan suara decit itu tentunya) aku iseng-iseng cari penyebabnya.

dan ternyata sodara-sodara!!!

decit itu asalnya dari baut penyambung headlamp yang kurang kenceng!

astaga....

July 21, 2008

struktur kompleks dunia

dunia adalah suatu struktur kompleks yang melibatkan berbagai sudut di dalamnya...
sudut yang dimaksud di sini adalah berbagai aspek kehidupan manusia, seperti cinta, uang, kekuasaan, religi, dan lainnya.

tiap2 manusia selalu memiliki tujuan hidupnya sendiri, yang tanpa mereka sadari mengekori salah satu dari aspek tersebut dan biasanya menjadikannya sebagai inti dari kegiatan kehidupannya. contohnya seseorang yang terus-menerus mengikuti berbagai kejuaraan karena tujuan hidupnya adalah prestasi, atau orang yang terus-menerus mencari cinta sejatinya karena tujuan hidupnya adalah cinta.

namun perlu disadari, bahwa ketika seseorang sudah memilih tujuan itu, mereka cenderung juga menilai dunia dengan sudut pandang subyektif mereka, seperti dunia itu hampa tanpa cinta atau seseorang itu tak berguna bila dia tidak berprestasi.

bahkan pada suatu fase, mereka yang telah menganggap sesuatu sebagai tujuan hidup mereka tidak dapat bangkit dari keterpurukan karena mereka gagal mencapainya.

di sinilah sebenarnya pandangan itu harus dirubah. dunia itu ga satu dimensi saja, tapi multi-dimensi. dunia ini tidak hanya terdiri dari cinta saja, atau terbentuk dari penghargaan dan prestasi. dunia ini kompleks. ada cinta, penghargaan, persahabatan, ilmu, kekayaan, dan lain sebagainya.

dengan menyadari bahwa dunia ini begitu kompleks, kita seharusnya tidak semudah itu hancur karena sesuatu hal (contohnya bunuh diri karena cinta), namun coba liat dari sudut pandang yang lain.
selama ini aku memandang dunia dari satu sudut pandang dan cenderung tenggelam dalam sudut pandang tersebut, bahkan sampai begitu terpuruk sat gagal mencapai apa tujuan hidupku itu...
dan saat aku sadar bahwa dunia ini begitu kompleks,

rasanya aku malu pada diriku sendiri...

July 13, 2008

denting dalam sunyi

malam itu aku melangkah sendiri,
menikmati belaian angin dan cahaya bintang-bintang...
semuanya sepi...

perlahan kubiarkan malam membelai tubuhku yang rapuh...
berharap dia akan membuatku luluh,
menghilang dalam malam,
dari dunia yang menyakitkan...

namun tak mampu...
karena hati ini...
ya, hati ini masih belum bisa melepasnya,
melepas sendu rindu untuknya...

sebuah harapan sederhana

hari ini mentari mendendangkan sebuah senandung rindu...
mengingatkanku pada sebuah kisah lalu...
aku buka tirai jendela dan membiarkan bias-bias cahaya itu masuk dan menerpaku.
sudah enam bulan aku tak bersamanya lagi...
meski telah banyak yang mengisi ruang kosong yang ia tinggalkan,
semuanya seakan tidak dapat mengisi ruang itu...
...
aku masih menyayanginya...
aku tahu itu, aku sadar itu...
dari pertama kali aku memutuskan untuk mengakhiri hubungandengannya sampai saat ini,
aku masih begitu mencintainya...
aku tidak tahu apakah hatinya juga merasakan resonansi yang sama...
tapi jujur aku memiliki sebuah harapan sederhana:
"Tuhan, kembalikanlah cinta kami berdua...".

July 12, 2008

My First Blog!


hyaaaaaaaaaaa....
my very first posting dalam blog ini...
baru kali ini bikin blog setelah tahu istilah blog sekitar lima tahun yang lalu...
oke,
sekarang coba...
aku masih bisa nulis lagi ga ya...
(sastrawan mode ON)
...
bagiku menulis itu sebuah jalan hidup...
kita mensketsa alurnya dengan paragraf,
melukis latarnya dengan kata-kata,
menorehkan konflik dengan diksi,
dan mengakhirinya dengan sebuah titik,
titik yang entah nantinya akan berlanjut ke sebuah jalan hidup baru,
atau mungkin akan menjadi sebuah penuntas dari segala cerita...
bagiku menulis itu sebuah jalan hidup,
dan jalan hidup ini akan kupegang sampai nanti,
sampai Dia akhirnya memberikan titik pada cerita hidupku.
...
(sastrawan mode OFF)