Peut-ĂȘtre nous n'avons pas besoin d'amour. Peut-ĂȘtre c'est une aide que nous avons vraiment besoin (Maybe we don't need love after all. Maybe help it what we really need)

The Owner's Bio

My photo
Seminyak, Bali, Indonesia
Life is merely a journey to the grave, but to make the journey become a beautiful parade or a dark mourning ceremony is all in your hand.

About The Blog

nothing special. just a compilation of my feelings. feel free to read or use if it is not my own work (like song lyrics). stealing my own work will not give you any lawsuit, but please respect the owner by not taking any part of the content that is made by me without my acknowledgment and without putting my name on it. :]

October 25, 2008

Missing You...

pagi itu aku berdiri menatap garis batas cakrawala di depanku. Kubiarkan ombak membelai kakiku dan mengusapnya dengan sentuhan yang dingin dan lembut. Suara ombak dan desau angin menyentuh jiwaku, seakan membawanya melayang jauh, jauh ke saat kita masih bersama...

Perlahan kupejamkan mata. Sayup-sayup terdengar denting gitar dan suara merdu dari hatiku. hatiku bernyanyi, menyanyikan rasa rinduku...

Aku kembali membuka mata dan menatap kosong ke arah cakrawala. Perlahan kuambil secarik kertas yang tersimpan di celanaku. aku membaca surat itu, sebuah surat tulisan tanganku untuk dia, untuk terakhir kalinya:


Untuk Cinta, Malaikat Hidupku...

Ingatkah kamu setahun yang lalu, saat kita pertama bertemu? Pantai ini menjadi saksi kecantikanmu, laut ini menjadi cermin kemolekanmu, langit ini menjadi bukti kemuliaanmu di hatiku. Aku jatuh cinta saat pertama kita berjumpa..

Lalu apa kau juga ingat saat kita berjalan berdua semalaman? Berkeliling kuta tanpa tujuan yang jelas, hanya ingin merasakan nikmatnya bersamamu...

Lalu saat di api unggun itu, saat kau bernyanyi dan aku mengirimu dengan gitar. Suaramu bagaikan seribu malaikat cinta berdendang menghangatkan hatiku.

Dan janji itu, sebuah janji yang selalu kuingat selama ini.. Aku masih ingat betul kata-katamu waktu itu...

"Janji ya, kita akan bertemu lagi di sini, tepat setahun lagi, di bulan, tanggal, jam, dan menit yang sama..".

Aku telah menepati janji kita dahulu untuk kembali bertemu, di tepian tempat kita pertama berjumpa.

Walau aku tahu kita tak mungkin lagi berjumpa, walau aku tahu aku tak lagi bisa membelai wajah itu...

Ketahuilah bahwa hatiku akan tetap menyanyikan lagu tentang kerinduanku padamu, sampai kapanpun...

Jadi percayalah, saat kau tiba di sini, suatu saat nanti, kau pasti akan menemukan lelaki yang mencintaimu menunggumu di sini.

Cintaku,
Aku akan terus menantimu...



Aku menggulung surat itu dengan kepedihan yang perlahan memenuhi dadaku dan memasukkannya ke dalam botol kosong yang kubawa. Kutatap surat dalam botol bening itu dalam-dalam, seakan tak sanggup tanganku melepasnya.

Tiba-tiba aku merasakan kehangatan memelukku erat. sebuah suara mengisi nadiku, seakan semakin menyesakkan dadaku.

"Makasih kamu dah mau nunggu aku. Maafkan aku kalo aku ga bisa nepatin janji. Aku sayang kamu..."

Tanpa sadar air mataku mengalir deras tak terbendung. Aku tersenyum dalam tangis. Segera kulempar botol itu jauh ke lautan, diiringi tangis dari mata dan hatiku.

Mataku kembali menatap kosong ke arah cakrawala sembari menghapus airmata yang tersisa. Aku sudah janji tidak akan menangis lagi. AKu tersenyum mengingatnya, sambil dengan pelan bibirku berucap:

"Semoga kamu bahagia di sana..."

-----------------------------------------------------------------------

untuk dia yang pernah membawa arti cinta di hatiku,
untuk dia yang telah mengajarkan makna sayang di jiwaku,
biarlah kugulung cinta itu dalam botol dan kulempar dalam samudra waktu

biarkan seseorang menemukan cintaku dan membacanya
lalu terinspirasi dengan getir dan sakitnya luka di jiwa,
lalu melanjutkan kisahnya yang tak sempurna dan merubahnya menjadi cerita bahagia

walau raga dan jiwa tak lagi bersama,
walau peran utama cerita bukan lagi kita berdua,
namun kisah kita akan abadi selamanya

karena cinta itu abadi
dan rasa ini adalah cinta...

October 23, 2008

a perfect day

a perfect day

Hari ini aku duduk sendiri di taman kampus, menatap gedung perkuliahan di seberang jalan di depanku. Sinar mentari pagi dengan lembut membelai tangan dan wajahku. Beberapa helai daun kecoklatan gugur menjatuhi buku yang kutaruh di sebelahku. Kampus masih sepi, tak ada siapapun.

Pukul tujuh dia pasti akan muncul, pikirku.

Dan dia muncul! Sosok yang kutunggu sejak pukul enam pagi, sosok yang membuatku betah duduk sendiri di taman pagi-pagi... Gadis itu... Gadis itu!

Yah, dialah gadis yang selama ini menawan hatiku. Rambutnya yang sebahu diikatnya ke belakang, menunjukkan wajah cantiknya yang sempurna. Gadis manis murah senyum yang selalu memberikan senyum menawan... Gadis dari jurusan menejemen satu angkatan denganku...Jadwal kuliahku tak sama dengan gadis itu, sayangnya. Aku masuk pukul sepuluh tiap senin-rabu-jumat, dan dia pukul tujuh tiap senin-selasa-kamis, tapi demi gadis itu aku rela berangkat pagi hanya untuk melihatnya datang ke kampus dan pulang telat hanya untuk melihatnya berjalan meninggalkan kelas.

Namanya? Aku tak tahu. Aku tak berani bertanya. Aku hanya berani melihatnya dari jauh. Mungkin namanya Putri, mungkin juga Sisil... Atau Bela? Aaaaaargh! Aku bingung... Idiot banget sih, masa sudah tiga bulan masih belum tahu namanya?! Ah, entahlah. Namanya tidak penting. Aku menikmati anugerah Tuhan itu tdak lewat namanya, tapi lewat senyumnya, keindahannya, keramahannya, semuanya. Mungkin ini yang namanya cinta...

Pukul sembilan tiga puluh. AKu bergegas kembali ke gedung kuliahku di jurusan bahasa Indonesia. Rasa kagumku pada gadis itu membawa efek positif juga, rupanya. Sejak aku melihatnya dan memutuskan untuk hanya melihatnya dari jauh, aku tak lagi telat kuliah (yaeyalah, kuliah mulai jam sepuluh aku datang jam tujuh!) Tugas-tugas puisi dan karangan suruhan dosenpun menghasilkan nilai yang baik. Mungkin dia memang anugerah bagiku...

Pukul dua tiga puluh tiga. Begitu kelas usai aku segera berlari menuju ke taman itu dan duduk seperti biasanya, menunggu pukul empat lewat dan melihat dia pulang. Entah kenapa hatiku berdebar-debar.

Pukul tiga.
Aku merenungi semua tingkahku selama tiga bulan ini. Apa aku akan begini terus, memuja dia dari jauh tanpa bahkan tahu siapa namanya?!

Pukul tiga tiga puluh
Tapi aku tak ada keberanian!!! Siapa aku bisa berkenalan dengannya?! Aku bukan anak ekonomi yang kaya, aku cuma calon sastrawan miskin yang hanya bisa menulis, bukan menghasilkan uang...

Pukul empat
Tuhan.. seandainya Kau memberikan kesempatan... Semoga aku bisa berkenalan dengannya... aku tidak minta banyak Tuhan, hanya kesempatan untuk mendengarnya mengucapkan namanya dengan senyuman... Oh, hariku pasti sempurna...

Pukul empat lebih tiga puluh
Mana dia...? Apa dia baik-baik saja? Jangan-jangan dia sakit. Jangan-jangan terjadi sesuatu dengannya. Jantungku berdetak kencang membayangkan berbagai kemungkinan terburuk yang bisa terjadi padanya. AKu segera berdiri meninggalkan tasku di taman dan bergegas mencarinya. Entah apa yang ada di otakku, tapi aku terus berkelilig di dalam gedung itu, mencari gadis berambut sebahu yang selalu mewarnai hariku.

Aku tak menemukannya.

Pukul lima sore.
Aku melangkah lemah. Tubuh dan jiwaku lelah mencarinya. Bodohnya aku, kenal saja tidak. Bagaimana bisa aku menemukannya? Tiba-tiba aku teringat. TASKU! Dompet dan handphoneku ada di sana!

AKu segera berlari kembali ke taman, dan yang kutakutkan terjadi. Tasku telah hilang. Cukup sudah kesialanku hari ini.

Aku berjalan lemah meratapi nasib saat sebuah suara memanggilku.

"Mas-mas!"

Aku menoleh, dan aku mematung. Gadis itu, pujaanku, berjalan mendekatiku sambil membawa tasku!

"Mas, ini tasnya mas kan?"

Aku mematung sejenak.

"Mas?"

Aku tersadar. "Oh, i-iya... kok kamu tahu?"

Dia tersenyum. Ya Tuhan, dia begitu cantik...

"Tadi waktu saya dari kantin saya lihat mas lari ninggalin tasnya mas dari taman ke gedung itu. Waktu saya nunggu teman saya, saya lihat tasnya ngga diambil-ambil. Ya sudah, daripada hilang mending saya serahkan satpam. Eh, ngga tahunya baru mau ke pos satpam masnya sudah nongol. Ini Mas."

Aku menerima tasku dengan gemetar.

"Mas sering duduk di taman sini ya?"

"Kok-kok tahu...?"

Dia tersenyum. "Ya iyalah mas.. Tiap hari saya lewat sini... Oh ya kenalkan, Saya Ratna...".

Aku menjabat tangannya. "Galih."

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
'cinta itu tak terduga, cinta itu apa adanya, cinta itu penuh kejutan' - ady romeo

October 20, 2008

sempurna...

Sempurna

Pagi ini aku terbangun dengan senyuman
Begitu senangnya sampai kulupa aku bangun kesiangan

di jalan aku hanya berjalan pelan-pelan
menimati tiap detik untuk tersenyum dan melamunkan

Di kelas tak henti-hentinya ku membayangkan
sampai tak sadar dosen telah mengajukanku pertanyaan

Di kantin aku tersedak minuman
saat aku melihat fotomu di handphoneku dan tanpa sadar menorehkan senyuman

Dan sore itu kuakhiri dengan duduk di kursi di taman
di bawah pohon mahogani dengan daunnya yang berguguran...

sinar mentarinya membias di hatiku
menghangatkan bayanganmu..

hariku mungkin nampak kacau bagimu
hidupku mungkin nampak berantakan karenamu

namun aku senang dan gembira
hidupku akan selalu penuh tawa

karena seberapapun buruknya hariku bagimu,
seberapapun kacaunya hidupku di matamu...

kamulah yang membuat hariku sempurna...

------------------------------------------------------------------------

gosh...

I'm SOooooooo in love...

adudududududududududududu....

T-T

October 19, 2008

Untuk Dia Yang Begitu Mencintaiku

Buat kamu:
inget ga dah berapa lama kita kenal? dah 4 bulan kalo ga salah..
hehe, pertama kali aku kenal kamu, kamu tu sombong sangad! masa YM ga diapprove,
ditanyai ga dijawab! dicuekin banget deh...
bete banget..padahal tadinya kagum banget ma foto kamu..
yah, bukan jodoh kali ya, pikirku..

terus..
ntah kenapa waktu aku OL YM ketemu kamu lagi..
males si sebenarnya, tapi.. yasudalah, ga ada salahnya ngobrol ma kamu kan? eh ga taunya kamu respon, malah nyambung lagi kalo ngomong!
seneng juga si ma kamu...

tapi kamunya gantung, selain dah punya pacar di sana (sakit tau rasaya...), kamu pake minta jadian tanggal 8 agustus lagi! (padahal aku dah sukanya juli...)
jadi ya aku rada males..(padahal aku dah mupeng banget pengen jadi cowomu.hahaha...)
eh, waktu kamunya dah suka, aku dah ilang rasa...
bingung...
akhirnya aku paksain buat suka ma kamu, n jujur awalnya gagal total! yang ada kamu jadi sedih, sakit ati.. akhirnya kamu kuputus...
tapi lama-lama aku kangen juga ma kamu. kamu baek, perhatian, ngedukung aku...
aku butuh orang kayak kamu...

so aku minta balikan..n kamu mau.. jujur aku seneng banget..

tapi.. ntah kenapa kamu jadi super posesif.. mana kamu mengkhawatirkan lagi. aku jadi stres mikirin kamu di sini. akhirnya kita putus lagi. jujur sebenernya aku ga mau.tapi ya gimana lagi..
aku ga kuat diposesifin gitu...

sekarang tiba-tiba jadi inget kamu..

nomormu dah ga aktif...
kamu ma sapa ya sekarang?
dah punya pacar baru kali ya..
mungkin dah ngelupain aku ya..

hehe, dah ga sopan kali ya ngarepin kamu lagi..
dah banyak luka dah kubikin karena kamu.
kamu bisa nerima aku apa adanya, kamu bisa sayang aku walo aku masi mikir orang lain.
berkat kamu aku bisa melupakan dia,
berkat kamu aku bisa merasa dicintai lagi..
jujur,
kamu spesial..


PS: ku kangen kamu

stres mode on...

huft...

another days passed,

and i still can't find a reason why i'm here...

jujur aku kuliah di malang karena terpaksa..

walo aku seneng sama jurusannya,

tapi aku ga mau di malang...

gara2 itu semua yang kulakuin jadi ga bener semua,

semua kaco,

ancur,

campur2 pokonya...

kalo aku ga pernah di malang, aku ga bakal ketemu dia yang dah bawa luka di hati,

ga akan kayak orang sinting,

ga akan kena tekanan batin berkepanjangan kayak gini...

aku stres...

kenapa aku ga pernah bisa dapet apa yang kumau sih...

aku pengen di Jogja Tuhan...

October 14, 2008

a letter to my love, a final goodbye...

dear cinta,
dah dua bulan kita ga ngobrol. aku denger kamu dah wisuda. akhirnya, selamat yah..
oh ya,inget ga waktu kamu cerita mau kerja di bank itu? ato keinginan kamu buat kerja di kota kesenengan kamu? semoga kejadian beneran yah... aku selalu dukung kamu ko.

cinta,
ga kerasa kita dah kenal setahun lebih. kamu inget ga pertama kita ketemu di acara lomba kampus kamu? waktu itu aku jadi ga konsen (sedikit si ) waktu lomba gara-gara liad kamu MC. waktu ntu kupikir kamu adalah just another unreachable dream yang cuman jadi pujaan sesaat. I mean, sapa aku gitu bisa dapetin makhluk seindah kamu?! hahahahaha....
ga taunya ternyata kamu juga naroh hati ma aku waktu ntu..hehe.. n tnyata beberapa bulan kemudian kamu gantian ikud acara lomba kampusku! kalo aku boleh tereak2, sumpah teriakan seribu fans afgan bakalan kalah dah..hehe.. eh jujur yah, aku tuh masih ga tau gimana caranya kamu bisa dapetin nomer hapeku setelah lomba selese,karena waktu ntu kupikir hal ntu ga penting..hehe..

terus aku inget banget waktu kamu mancing soal hubungan kita via sms n aku sok-sok ga peduli dengan jawab: "kamu emang temenku yang baek." jawaban kamu waktu itu kalo ga salah: "oh,cuma temen yah...?" sumpah aku ketawa-ketawa kayak orang gila waktu baca sms-mu itu.ada rasa kasian campur seneng gitu deh, hehe..

n tibalah saat kita jadian. lagu angel brought me here-nya Guy Sebastian jadi theme song gitu deh, coz you're something angel can only brought to me alias kamu adalah gift from heaven, now and then...

lalu akhirnya kita putus. haha,aku tau kamu pasti males bahasnya. aku juga, so mending bagian itu kita skip aja. hehe.. aku ga tau kamu begitu terluka waktu kita pisah coz aku pikir cuman aku yang ancur waktu itu. jujur kegagalanku menjaga kamu adalah my biggest sin ever.

sejak itu kita berbulan-bulan ga ketemu. aku ngaku setelah kamu memang ada beberapa orang yang ngisi hatiku, ga seperti kamu yang memilih sendiri. aku mengaku salah... tapi aku juga ngaku kalo aku dari antara mereka ga ada yang bisa ngisi pecahan hati yang dah kamu bawa bersamamu. I still thinking of U, I always look for people like U to date, I keep ur photos, I listen to our songs...

ketika ketemu kamu lagi setelah sekian lama, tahu ga rasanya gimana? kayak dapet rejeki durian runtuh bank BNI yang hadiahnya Honda All New Jazz! aku speechless, ga sanggup ngomong, ingin rasanya ngobrol berdua ma kamu lamaaaaaaa banget, nanya2 soal keluarga kamu,cerita2 kamu,semuanya...

tapi aku tahu aku dah ga mungkin lagi masuk ke dalam istana kaca itu. aku dah obrak-abrik isinya, kabur tanpa tanggung jawab, n ninggalin pecahan hatiku di situ.

cinta,
jujur sebenernya aku pengen banget ngomong ini langsung ke kamu, tapi kamu tahu penyakitku selain selalu becanda di saat paling genting sekalipun kan, bahwa semakin aku suka ma orang,semakin blank isi otakku. so aku cuman bisa nulis surat ini buat kamu n foolishly hope kamu bisa baca n (hopefully) nelpon dan minta kita balikan (hahahahaha, berlebihan...ngga, becanda kali..)
kalo kamu nanya lagi pertanyaan yang pernah kamu lontarkan itu (apa kamu masi pengen nemuin hati kamu yang pecah?), dengan penuh keyakinan aku bakal jawab YA. tapi aku ga berharap, coz i know maybe it's useless.. tapi liad kamu bisa meraih sebagian impian kamu udah bikin aku seneng ko, karena kamu dah buktiin kalo kamu mang manusia terhebat yang kucintai. so aku janji ma kamu, aku juga bakal jadi lelaki terhebat yang pernah kamu cintai. Aku janji.

cinta,
Mungkin suatu saat nanti saat kita bertemu, aku pengen kita ketemu dalam senyum en tawa mengingat masa lalu konyol kita, bukan dengan tangis kayak sekarang.

cinta,
makasih ya dah pernah jadi bagian kehidupan cintaku yang ga sempurna. semoga kamu bisa nemuin manusia yang lebih hebat lagi dari aku untuk kamu cintai tanpa rasa sakit yah... aku ga akan ganggu kamu lagi. aku akan biarin kamu pergi. aku akan ikhlasin kamu...
btw,
pecahan hatiku tolong disimpan yah, jangan dibuang. mungkin kalo takdir ngijinin, aku bakal ambil pecahan hati itu.


Romeo,the broken but happy one
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
P.S. aku MASIH sayang kamu...

October 10, 2008

Kebodohan Kemarin Lusa, Kemarin, dan Hari Ini

pagi-pagi dah OL,

padahal lagi stres banget...

duuh, lagunya ga mendukung lagi!

1. matahariku - agnes
2. terima kasih cinta - afgan
3. yang kutahu cinta itu indah - afgan feat nagita

hello...pagi2 lagunya dah kayak orang mau bunuh diri nyemplung empang gara2 pacarnya ketahuan jogging sambil bawa anjingnya...

yeah, aku mang lagi stres, SANGAT STRES! masalah dua hari lalu (baca: kebodohan hari ini...) belon selese jugag...
kemaren tu aku buru2 balik dari warnet buat nyelametin rumah yang belum kukunci, ya elah ternyata rumahnya dah kekunci rapat dengan keamanan sempurna seperti biasa. namun kelegaan ini cuma bertahan sesaat, tepat saat aku merogoh saku celana dan menyadarai bahwa KUNCI RUMAHNYA KETINGGALAN DI WARNET!

bodohnya...

akhirnya balik dah ke warnet, dengan senyum innocent nanya ada gerombolan kunci tersesat ga di dalam warnet n pulang dapetin kuncinya.

akhirnya pulang lagi, n tidur lamaaaaaaaaaaaaaaa banget...

bangun2 dengan nikmatnya aku jalan ke kamar mandi buat cuci muka, dan menemukan
Choky Sitohang (kucingku) berkeliaran dengan riang di lantai bawah.

Hey wait a minute...bukannya harusnya choky di kandang...

Lalu ketika aku masuk ke kamar mandi,
aku melihat buah perbuatan tak terpuji yang telah dilakukannya. Dia boker di sudut kamar mandi!!! mana bau lagi! pantes aja mukanya lega banget!OH MY GOD! jadilah acara cuci muka gagal dan dilanjutkan dengan membersihkan kamar mandi...

huft..

kalo kemaren si ga ada kebodohan yang begitu berarti si, cuma kenyataan bahwa ternyata tasku bau keju gara2 remah2 makanan yang tumpah kemaren lusa (well, at least it smells delicious) n tiga orang temen kulku cewe yang berkata alhamdulillah ketika aku terlihat membasuh muka di tempat wudhlu masjid kampus

temen 1: Chuck, kamu ke masjid?
aku : iya, napa sih?
temen 2: alhamdulillah...
aku :....
temen 1: good progress, chuck! kita dukung pertaubatanmu!
aku :...........???!!!?

terus akhirnya novel Another Boleyn Girl (novel tugas buat kuliah Prose besok, atau hari ini...) sudah ditemukan!! buku sulid dengan isi yang sulid (dan dosen yang juga sulid...hehehehe...) akhirnya sudah ditangan. dirumah langsung nyalain kompie n mulai baca e-book itu dari jam tujuh mpe jam satu, plus nulis2 buat persiapan kuliah besognya.

mustahil ada kebodohan lain besog, pikirku...

ternyata salah, sodara-sodara!!!!

pagi tadi aku bangun jam 06.58 karena lupa lupa pasang weker coz terlalu sibug baca novel (bodohnya...) n kuliahnya mulai jam tujuh!!! Maaaaak... mau pake pesawat pun ga bakal nyampe tepat waktu! mana dosennya amat sangad jahad sekali lagi!

akhirnya setelah mandi sekenanya, pakaian sekenanya, dan dengan kesadaran sekenanya aku nngebut ke kampus dan...

pukul 7.30 aku berdiri di gerbang kampusku menatap dengan iba. huft... ga bakal nyampe nih...

akhirnya aku belok kanan kembali kerumah.

di gerbang rumah ada kertas keselip. begitu kuambil, tulisannya:

Pengumuman Pemutusan Sementara Aliran Air

aku:...

lupa bayar air...

huft,

whatever...

October 08, 2008

Kebodohan Hari Ini

aku ngaku kalo aku adalah tipe orang yang bakal kacau otaknya kalau harus fokus ke lebih dari satu hal (sebuah tanda kesetiaan si sebenernya, huahahahahahahaha), n hari ne, 8 oktober 2008, I have to do lots of things at once, namely:

1. ke kampus bawa makanan coz ada acara
2. mampir kerumah ibu kos yang lama buat sungkeman
3. ke matos belanja bulanan
4. bayar rekening air.

n after this you will see segala kekacauan yang terjadi...

MISSION 1
: ke kampus bawa makanan coz ada acara

alarm dah dipasang jam 6 pagi, n it worked (duh..). aku bangun, buka tirai, dan...TIDUR LAGI?!!! sumpah aku ga tau, tapi ada semacam forces beneath yang berkata 'tidurlah...tidurlah...' dan aku menurutinya. so aku bangun lagi jam 06.59, padahal kuliah mulai jam 7!

huft, dah di depan pintu gagangnya kutarik ga bisa buka! aku panik ga karu2an tanpa menyadari kalau emang pintunya dikunci jadi ga bisa dibuka! anjrit! begitu pintu dibuka aku matiin lampu depan. tapi ko, setelah ditekan2 terus ga mati2 ya... bodohnya...aku nekan saklar lampu lain, makanya ga ngefek..

begitu di parkiran sepeda mau ngeluarin vario, aku baru inget kalo harus bawa jajan! aduh, lari lagi kedalam kamar ambil jajan trus masukin ke tas. eh, ga taunya aku kesandung kucing n makanan pada jato. akhirnya setelah nyelametin apa yang bisa diselametin, aku segera ngeluarin motor n pergi ke kampus.

dikampus, aku telat (yaeyalah...). singkat kata, selesai kuliah n bagiin makanan lebaran, aku rencananya ke matos (Malang Town Square, Mallnya Malang gitu...). eh, udah di depan mall aku inget kalo harus sungkem ke ibu kosku yang dulu. balik dah ketempat ibu kos...


MISSION 1 COMPLETE (70%)



MISSION 2: mampir kerumah ibu kos yang lama buat sungkeman

jarak tempat kosku yang dulu ma kampus lumayan deket, so ga perlu jauh2 muter dari mall (secara mallnya juga didepan kampus. hehe..). setelah ketemu n maav-maavan, tiba2 da yang nelpon.

aku: halo?
???: kamu dimana?
aku: ne sapa?
???: dian!
aku: oh. kenapa?
dian: ga kematos?
aku: nanti. da apa?
dian:dah ditungguin anak2 tau!
aku: oh ya! bentar yah...

weks! aku lupa kalo janjian ma anak2!!!!! dudu e...

MISSION 2 COMPLETE (90%)




MISSION 3: ke matos belanja bulanan

kalo yang ene mah lancar2 aja, untung semua yang dicari dah ada, kecuali kacamata kali ya...secara mataku dah bener2 minus neh (1,25+silinder), so let's call it perfect!

PERFECT!!!
MISSION 3 COMPLETE (100%)



MISSION 4: bayar rekening air.

haha, ne dia yang bikin menderita...
PDAM kota Malang tu ada di Sawojajar, sebuah tempat yang konon kata temen2 kalo belum prnah kesana pasti bakal nyasar n ga bisa balik (yeah right...). dengan tanpa mengetahui sedikitpun soal sawojajar, aku nyari sawojara tu dimana. busyet! nyasar beneran neh! mana ternyata sawojajar tu gedhe banget lagi! setelah muter2 ga jelas n nanya2 orang (yang ngasi clue ga jelas pula), akhirnya aku sampe di PDAMnya.Astaga...siapa sih yang punya ide naruh PDAM di tempat sejauh ini?! sumpah, yang namanya jalan danau sentani itu panjang banget, gersang, panas, berdebu lagi!

setelah markir motor aku ke loket n bayar airnya.

aku : mbk, ne mau bayar
teller: oh, silahkan mas...
...
teller: dua ratus mas.
aku : oh ya... (terdiam sejenak...) maaf mbak, berapa?
teller: dua-ratus-empat-puluh-tiga-ribu mas...
aku :...
teller: kenapa mas?
anjrit! ko bisa mahal gini sih? bukannya di bill cuma enam puluh rebo?!!!!
aku : mbak, 200?
teller: (penuh senyum) iya mas, bulan lalu gabung ma bulan ini, jadinya 243.000
aku :...oh... bentar ya mbak...

aku langsung kabur dan sms temen2 kontrakan, intinya cepetan transfer duit buat bayar air ato airnya diputus!!!

tanpa basa-basi ama tellernya aku pergi dari kantor itu dengan dongkol, tanpa sadar aku terus aja macu sepeda mpe akhirnya....

"O-oh... di mana ini... Anjrit!!! aku nyasar!!!!"

MISSION 4 FAILED



BONUS MISSION: kembali pulang dengan selamat

mati aku! di amna ini?! aku ga pernah ngerasa lewat tempat ini... aduh... apa belok sini ya...atau belok sini...
percayalah guys kalo pernah ngerasa nyasar somewhere n ga tau arah pulang...

sumpah aku dah ga inget lagi lewat mana atau kemana, bahkan hape tu tiba2 ga ada sinyal! (IM3 siaaaaaaaaaaaal!!!)
akhirnya dengan penuh kepasrahan aku ngikut aja apa kata hati...

belok kiri...

belok kanan...

terus..

akhirnya...PUJI TUHAN!!!!!aku selamat! aku muncul out of nowhere di sebelah RS Lafalette (yang jaraknya jauh banget dari gerbang sawojajar...ko bisa yah).

jeez...

BONUS MISSION COMPLETE (100% tidak termasuk tekanan mental yang diderita)

akhirnya buat sedikit refreshing aku nulis blog ini sambil berharap ga ada kekacauan lagi...eh...OH MY GOD AKU LUPA NGUNCI PINTU!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

BONUS MISSION 2 :selamatkan rumah dari maling

October 02, 2008

Definisi Cinta

Apa itu cinta?

Bahkan seorang sarjana S3 segala cabang ilmu tidak akan sanggup memberikan pengertian yang benar-benar tepat akan arti cinta yang sesungguhnya. Psikolog akan mengatakan cinta sebagai suatu jenis emosi, ahli hormon akan mengatakan cinta sebagai sebuah reaksi kimia atau hormon yang dilepaskan ke tubuh, William Shakespeare dalam puisinya, Sonnet 116, mendefinisikan cinta sebagai sesuatu yang tak lekang akan waktu dan tak tergantikan.

Sebenarnya apa itu cinta?

Jika kita mengatakan cinta itu sebagai rasa saling menyukai antara seorang laki-laki dan perempuan untuk menjalin rumah tangga (definisi umum yang biasa didapat dari masyarakat), maka apakah hubungan sesama jenis tidak bisa disebut cinta? Apakah perasaan seorang anak gadis pada ayahnya bukan cinta? Apakah seorang lelaki yang mendambakan gadis yang tidak mungkin ia miliki juga bukan cinta? Lalu apa sebenarnya cinta itu?

Mungkin memang kita tak akan pernah menemukan sebuah makna yang benar-benar tepat untuk mendefinisikan cinta. Cinta terlalu kompleks, terlalu rumit.

Atau mungkin sebenarnya cinta itu tidak serumit yang kita pikirkan. Mungkin cinta itu malah sangat sederhana. Begitu sederhananya sampai dia sanggup membuat kita merasakan sedih dan senang sekaligus, menangis dan tertawa bersamaan. Dan saking sederhananya cinta, tiap manusia pasti memiliki cinta di hati mereka, tak terkecuali bayi belum bisa melafaskan kata cinta. Dengan kesederhanaannya pula cinta akan selalu ada, meski kisah yang pernah dimaknainya telah menjadi kenangan. Cinta akan tetap ada, dengan cerita yang lain, tokoh-tokoh yang lain, tempat yang lain, alur yang lain, dan akhir yang lain pula. Namun satu hal yang masih tetap sama akan cinta: Dia Akan Selalu Ada.

Jadi, apa itu cinta?

Entahlah..

Kadang aku berpikir, mungkin arti tidaklah begitu penting, karena cinta itu lebih indah untuk dirasakan daripada diartikan.