Peut-ĂȘtre nous n'avons pas besoin d'amour. Peut-ĂȘtre c'est une aide que nous avons vraiment besoin (Maybe we don't need love after all. Maybe help it what we really need)

The Owner's Bio

My photo
Seminyak, Bali, Indonesia
Life is merely a journey to the grave, but to make the journey become a beautiful parade or a dark mourning ceremony is all in your hand.

About The Blog

nothing special. just a compilation of my feelings. feel free to read or use if it is not my own work (like song lyrics). stealing my own work will not give you any lawsuit, but please respect the owner by not taking any part of the content that is made by me without my acknowledgment and without putting my name on it. :]

March 19, 2009

Kesepian yang abadi

Ditulis di balkon lantai dua di sore hari yang mendung sambil menatap hampa langit yang nampak damai. Sebuah persembahan hati seseorang yang merasa sendiri...
-------------------
Kesepian yang abadi
-------------------

Dan kini aku mulai bertanya, entah pada siapa:

Pernahkah terasa sendiri dalam keramaian hidup? Ketika semua tertawa namun hati ini malah bertanya, ketika semua bercanda namun jiwa ini merasa luka, ketika tak ada yang mengerti, tak ada yang tahu, tak ada yang memahami luka hati...?

Pernahkah? Karena aku selalu merasakannya.

Kesepian yang tetap ada walau aku telah bernyanyi, kesepian yang tetap meraja walau aku berusaha tertawa. Tak ada yang memahami suara hati yang merintih dalam sepi. Tak ada yang bisa mengerti detak lemah sakit hati dalam diri. Semua tersamar dalam wajah tanpa duka, walau sebenarnya berurai air mata..

Meski ada yang datang dan menawarkan keramaian, namun pada akhirnya aku akan tetap sendiri. Meski ada yang menggenggam tanganku dan menjanjikan dunia yang penuh tawa, namun pada akhirnya aku akan tetap di sini. Mereka mencoba menghibur dengan cara mereka, dengan janji yang indah, dengan canda.. Namun akulah yang harus menyenangkan mereka dengan tawa dalam dusta. Dan mereka akan pergi, merasa berhasil membuatku bahagia. Padahal hatiku ini masih hampa, masih terluka.

Pada akhirnya tak ada yang bisa mengobati luka hati ini, tak seorangpun. Karena mereka tak mengerti, karena tak ada satupun yang mau, dan mampu, untuk memahami luka yang tak nampak, luka yang cuma bisa dirasakan oleh hati, namun begitu sakit dan menyiksa diri..

Dan pada akhirnya sepi ini masih akan terus menghantui hati entah sampai kapan. Karena meski telah entah berapa banyak usaha untuk menyingkirkannya, dia akan selalu kembali dan menusuk-nusuk hati. Sampai kapanpun aku akan tetap sendiri, karena tak ada yang mengerti..

Sampai kapanpun tak akan ada yang bisa mengisi hampa hati, menghibur hati yang sunyi. Dan aku? Aku akan tetap di sini, sendiri..

Pernahkah kalian merasakannya? Pernahkah? Pernahkah?

Hmpfh..

Bodohnya aku..
Bertanya dalam sepi..

by: ady romeo

ah udah ah!
ga usah sedih2 lagi!!!!
hehe

4 comments:

  1. "Have you ever feel so lonely?"
    Yes I did... I often felt lonely even in the middle of crowd. Feeling so damn paradox. But now... since I know how to keep HIM always be inside my heart... I always feel calm, even in the middle of crowd...

    Whenever I feel isolated...then I call HIM... and HE give me warmth... :-)

    ReplyDelete
  2. Aku tau komen di sini rupanya. (LOL)

    ReplyDelete
  3. hmp,,,,
    bagus,,, lumayanlah bwt bacaan ketika lg sendirian kaya' jdulnya kesepian...
    heheehee

    ReplyDelete