Peut-ĂȘtre nous n'avons pas besoin d'amour. Peut-ĂȘtre c'est une aide que nous avons vraiment besoin (Maybe we don't need love after all. Maybe help it what we really need)

The Owner's Bio

My photo
Seminyak, Bali, Indonesia
Life is merely a journey to the grave, but to make the journey become a beautiful parade or a dark mourning ceremony is all in your hand.

About The Blog

nothing special. just a compilation of my feelings. feel free to read or use if it is not my own work (like song lyrics). stealing my own work will not give you any lawsuit, but please respect the owner by not taking any part of the content that is made by me without my acknowledgment and without putting my name on it. :]

March 18, 2009

Saat semuanya harus berakhir..

Saat semuanya harus berakhir...

Randu berdiri menatap langit berbintang diatas kepalanya. dia terdiam tanpa kata.
Malam seakan tak sanggup mendinginkan hatinya yang terluka.

"Ran!"

Randu menoleh. Rama muncul dari semak taman. Mereka saling tatap.

"Kangen kamu, Ran...". Bisik Rama pelan.

Randu menatap Rama dalam. "Kita ga bisa gini terus, Ram..".Dia lalu duduk diatas tanah berumput sambil menerawang ka arah bintang. Rama mengikutinya.

"Aku ngerti... Aku ngerti...", kata Rama sambil menghampiri Randu. Rama ikut menerawang hampa. Randu sontak memeluk rama dan menangis.

"Kenapa gua musti sayang ma lo? Kenapa gua harus ketemu lo? kenapa lo musti cowo? kenapa lo harus jadi calon kakak gua? kenapa...."

Rama terdiam sambil membelai rambut Randu. "Aku juga ga ngerti kalo Risa itu kakakmu. Aku juga ga tahu kenapa aku bisa sayang ma kamu Ran... Dan yang bikin berat... Bulan depan kamu akan jadi adek iparku... Aku ga sanggup Ran...".

Randu melepas pelukannya dan menarik nafas, lalu kembali mentap kosong. "Gua terima tawaran kerja temen gua ke Aussie."

Rama terkejut. "Hah?! Maksud lo apa Ran? Mau pindah? Kapan?"

"Dua minggu lagi...", jawab Randu datar, namun terasa bagai menahan luapan emosi.

"Jadi...ini yang diumumin tante waktu besok? Tante mau bilang Elo berangkat ke aussie gitu? Di hari tunangan gua?"

"LO HARUSNYA NYADAR BETAPA SAKITNYA GUA WAKTU LIAT TANGAN LO TERSEMAT CINCIN YANG SAMA AMA CINCIN KAKA GUA!"

"Tapi kita dah janji kan?! kalo ada cewe yang kita suka, kita boleh sayang ma dia!"

"TAPI JANGAN KAKA GUA!"

"YA GUA GA TAHU!"

Mereka terdiam. Rama memeluk Randu pelan. "Jangan tinggalin aku Ran... kamu lelaki pertama yang aku sayang, kamu yang pertama yang buat aku sadar kalau cinta itu lebih dari sekedar fisik... Aku mau kamu ada disampingku terus..."

Randu terdiam. Airmatanya terus mengalir. "Ini yang terbaik... Gua ga akan pernah bisa ikhlas liad lo ma kaka gua. Jadi biarkan gua yang pergi. Biarkan gua yang mengalah... Gua salah dah bikin lo suka ma gua. Harusnya gua ga bikin lo seperti gua...".

"Ini pilihanku, dan aku memilih untuk cinta sama kamu, Ran...".

Mereka saling tatap. sebuah tatapan yang seakan menyiratkan segala sakit mereka, segala perasaan mereka, semua rahasia mereka. Rama lalu meraih kalung dari lehernya dan menyerahkannya ditangan Randu.

"Jangan pernah lupain aku, Ran. Aku sayang kamu."

Randu terdiam. Tanpa kata mereka saling memeluk dan meluapkan rasa sedih mereka.

"Sampai kapanpun aku sayang kamu..".

"Gua juga sayang lo...".


END
-------------------------------------------------





Gratisan Musik

1 comment:

  1. Hem hem...(lirik andy)
    Perasaan ada yang ngomong dech...

    ReplyDelete