Peut-ĂȘtre nous n'avons pas besoin d'amour. Peut-ĂȘtre c'est une aide que nous avons vraiment besoin (Maybe we don't need love after all. Maybe help it what we really need)

The Owner's Bio

My photo
Seminyak, Bali, Indonesia
Life is merely a journey to the grave, but to make the journey become a beautiful parade or a dark mourning ceremony is all in your hand.

About The Blog

nothing special. just a compilation of my feelings. feel free to read or use if it is not my own work (like song lyrics). stealing my own work will not give you any lawsuit, but please respect the owner by not taking any part of the content that is made by me without my acknowledgment and without putting my name on it. :]

April 16, 2009

Ketika Ghost Freak Tertipu

Ketika Ghost freak tertipu: sebuah pengalaman pahit

based on true story.

sejak nonton film kuntilanak, jadi penasaran banged ma yang namanya durmo alias tembang yang dipake buat manggil kuntilanak itu. selain karena sebagai orang jawa yang ga ngerti lagu itu, pengennya sih bisa nyanyiin tuh lagu biar bisa liad kuntilanak gitu.

tapi rasanya ga pas kalo ga denger rekaman sinden aslinya.
nah akhirnya aku mutusin nanya almarhum papa karena dia tuh jawa banget. sapa tahu papa punya lagu itu.

Aku : pah, papa kan hapal ya lagu2 jawa... tahu ga lagu yang tembang-tembang gitu pa?
Papa: ya lagu opo dulu?
Aku : (karena ga hapal liriknya, aku putusin menyanyikan bagian yang aku tahu) yang ini lho pah, lingsir wengiiii...
Papa: terdiam sejenak) oh...ada sih, tapi musti nyari dulu ya...
Aku : oke..

setelah menunggu lama, akhirnya papaku kembali dari gudang dengan boks berdebu. dia lalu mengeluarkan sebuah kaset tua berdebu yang sudah lecek.

Papa:nah, kayanya si lagunya di sini. coba kamu puter.
Aku : makasih pa..

dengan tangan berkeringat kuambil kaset itu. ternyata, kaset yang berisi lagu mistis yang bisa dipakai memanggil kuntilanak ada di sini...

deg-deg-deg...

setelah itu diputuskan bahwa kaset ini akan dimainkan tengah malam dengan sesajen, seperti yang kata orang-orang jaman dulu lakuin.

so malamnya, aku duduk dihalaman rumah sambil bawa compo kecil en lilin wangi (sesajen tidak ditemukan...moga-moga kuntilanaknya demen aroma therapy lavender...kan dia cewek juga, lama ga ke salon lagi..)

dengan gemetar lilinya diidupin, terus aku duduk bersila.
setelah itu kumasukin kaset itu kedalam compo dan pelan-pelan kumainkan.

...

...

tak ada suara... aku deg-degan.

...

...

mulai terdengar suara berisik dari kaset. aku makin deg-degan.

...

...

akhirnya lagunya maen jugag...

"lho kok ada campur sarinya...?"

...
...
...

aku terdiam.


Anjrit! ini kan Lingsir wengi yang campur sari, biasa diputer di kawinan gitu! bukan yang dipake manggil kuntilanak!

ASU!!!