Peut-ĂȘtre nous n'avons pas besoin d'amour. Peut-ĂȘtre c'est une aide que nous avons vraiment besoin (Maybe we don't need love after all. Maybe help it what we really need)

The Owner's Bio

My photo
Seminyak, Bali, Indonesia
Life is merely a journey to the grave, but to make the journey become a beautiful parade or a dark mourning ceremony is all in your hand.

About The Blog

nothing special. just a compilation of my feelings. feel free to read or use if it is not my own work (like song lyrics). stealing my own work will not give you any lawsuit, but please respect the owner by not taking any part of the content that is made by me without my acknowledgment and without putting my name on it. :]

April 11, 2010

unbelievable

beberapa bulan ini mulai terasa sedikit dari makna kata 'kemapanan' yang selama ini kudambakan - at least from romantical point of view-.

u see, dulu aku selalu ngerasa insecure dengan hubunganku. mantan2ku adalah orang2 yang, well, banyak disukai orang lain, dan sebagian lagi memang gampang gatelan... -_-
ditambah lagi aku orangnya gampang juga terlena dengan hal2 baru, dan entah harus diangap sombong, nipu, ato pamer, tapi fansku juga banyak... ohohohohohohohohohoho

(FYI, selama ini aku SELALU long distance. tragic isn't it, for someone who admits that he needs constant affection? Dari 20 mantan, yang pernah sekota ma pacar itu cuma lima (cuma?!), sisanya tersebar dari Aussie, Bali, Surabaya, Jakarta, Bandung, Kalimantan.)
Dari situ rasa ga aman tercipta. Aku jadi takut untuk dikhianati atau mengkhianati, sehingga akhirnya aku lebih sering 'mengakhiri' hubungan tanpa alasan yang jelas -i mean, daripada diputus mending mutus kan?-

namun sejak Januari lalu aku ketemu dia. Dia sedikit beda dari yang lain. Orangnya tidak begitu populer dan tidak begitu suka mempopulerkan diri (baca: narsis), dan sejauh ini kami bisa saling setia. Meski LD lagi (Malang-Jakarta, lalu Malang-Bali), hubungan kami selama tiga bulanan ini baik-baik saja, cuma tengkar sekali, sering diskusi, sering ngobrol via telpon, dan pernah ketemuan sekali selama dua mingguan.

Jujur ya,
kadang jadi sedikit tidak percaya dengan apa yang terjadi saat ini. Bener ga sih kalo ternyata rasa aman dalam berhubungan itu ada? Selama ini aku selalu berpikir kalau selama belum menikah, pacar masih bisa lepas dari tangan (udah nikah aja masih bisa lepas.. -_-). Dan lucunya saat ini aku sudah menemukan rasa itu padanya.

Yah,
semoga saja langgeng..
:)

4 comments:

  1. Karena dunia itu fana, maka apapun yang berhubungan dengan keduniawian pun juga tak ada yang abadi. Makanya kenapa kok dunia disebut "mayapada", coz semua yang di dalamnya pada bersifat maya semua sih (hehehe)

    Karena itu, hubungan antarmanusia yang dilandaskan pada alasan keduniawian yang rentan (kecantikan, kekayaan, dlll) pun juga pastinya sangat rapuh, kan? =)

    ReplyDelete
  2. adiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii....... misss you so. km ganti nomer tah?
    ojok loose contact tah

    ReplyDelete
  3. mendadak kangen ini kenapa nal?

    ReplyDelete