Peut-ĂȘtre nous n'avons pas besoin d'amour. Peut-ĂȘtre c'est une aide que nous avons vraiment besoin (Maybe we don't need love after all. Maybe help it what we really need)

The Owner's Bio

My photo
Seminyak, Bali, Indonesia
Life is merely a journey to the grave, but to make the journey become a beautiful parade or a dark mourning ceremony is all in your hand.

About The Blog

nothing special. just a compilation of my feelings. feel free to read or use if it is not my own work (like song lyrics). stealing my own work will not give you any lawsuit, but please respect the owner by not taking any part of the content that is made by me without my acknowledgment and without putting my name on it. :]

January 16, 2011

Seminggu Tanpamu...

Seminggu Tanpamu dan apa yang terjadi selama itu..

Sejak kata itu keluar dari bibirmu, semuanya tak lagi sama.
mungkin memang sedikit yang bisa kau rasa, karena kau bilang semua tak jauh beda..
namun masih ada yang hilang, masih ada yang seharusnya di sana namun tak ada.

paling tidak itu yang kurasa.


Senin kuawali dengan meratapimu dalam kesendirianku. Lagu-lagu melankolis menemani tubuhku yang terbaring di lantai, membiarkan sinar pagi merayapi jemariku. Bahkan saat ditengah bingar kuliahpun aku masih pilu. Hembusan angin di taman kampus, dan canda tawa sahabat-sahabatku yang mengiring kemudian sedikit menghiburku.

Meski masih mengalir air mata ini saat pulang dan jadi mengingatmu.


Selasa kuisi dengan membersihkan kamarku. Kuatur lagi barang-barangnya, kupel lantainya, kubuang sampah-sampah yang tak berguna, kupilah-pilah pakaian yang masih layak guna, kucuci dan kumasukkan semua pakaian ke lemari sesuai jenisnya, kusemprotkan wewangian... dan kutemukan foto kita.

Aku diam sejenak. Lalu kusimpan foto itu. Entah mengapa.


Rabu badanku mendadak lemas. Aku sakit panas. Padahal hari ini janji dengan kawan... batallah sudah. Ah sudahlah, mungkin mending istirahat sajalah. Minum obat, berselimut, dan tidur sendiri sajalah.

Aku sembuh esoknya. Dan tanpa kamu yang perlu membantu itu semua.


Kamis aku berkunjung ke rumah sahabatku. Kami bercengkrama, bergunjing penuh ceria, bercerita penuh makna. Tak lupa menutupnya dengan makan sate ayam langganan kami di depan rumahnya.

Sempat terpikir untuk mentraktirmu makan sate itu. Namun aku teringat kalau kau bukan lagi pacarku.


Jumat kulampiaskan semua. Aku dan kawan-kawan kampusku karaoke bersama. Kami menggila dalam Lady Gaga, larut dalam afgan dan melankolisnya, marah dalam lirik Eminem yang penuh kata "mutiara", tertawa dalam Keong Racun yang... ah intinya aku bahagia.

Dalam perjalanan pulang aku mulai bisa menikmatinya. Menikmati suasana tanpamu disana.


Sabtu kupilih di kamar saja. Kurapikan segala data-data yang kupunya. Kuhapus data yang tak berguna, ku back-up sisanya yang berharga. Dari hasil bersih-bersih kudapat delapan giga. Senangnya.

Sorenya aku duduk di beranda kamarku, melihat langit yang menggelap dengan segelas susu disebelahku.

Aku menangis.

Enam hari sudah tanpamu. Aneh, namun semua memang harus begitu. Aku selalu merasa kau selalu tak ada. Aku selalu merasa aku kurang bahagia. Karena kita jauh jaraknya. Itu alasan yang sama-sama kita gunakan untuk ini semua. Alasan yang akhirnya memisahkan kita. Alasan yang akhirnya membuang percuma setahun berdua.

Tidak, tidak percuma. Ada hal-hal yang sudah kudapat dari hubungan kita. Kesetiaan, pengertian, kepercayaan, semua yang dulu aku tak pernah bisa melakukannya. Namun bersamamu aku bisa. Setahun aku bisa.

Semuanya memang sulit untuk dibuat lupa, karena terlalu lama, terlalu indah, terlalu bermakna. Banyak hal yang kita lalui bersama, banyak canda tawa, suka duka, diskusi dan cerita, amarah dan mesra... Semuanya bermakna.

Aku tersenyum sendiri. Makasih, bisikku dalam hati.

Minggu. Sudah seminggu. Rasanya lucu, mengingat setahun lalu kita selalu satu, dan kini seminggu sudah berlalu. Tanpamu. Aku menyapu kamarku, lalu segera mandi dan ganti baju. Ada masa depan yang sudah menungguku. Ada, atau tanpa ada kamu.


"hold me, whatever lies beyond this morning is a little later on..
regardless of warning, the future doesnt scare me at all.. nothing's like before.."

- Utada Hikaru - Simple and Clean (Ost. Kingdom Hearts)

No comments:

Post a Comment