Peut-ĂȘtre nous n'avons pas besoin d'amour. Peut-ĂȘtre c'est une aide que nous avons vraiment besoin (Maybe we don't need love after all. Maybe help it what we really need)

The Owner's Bio

My photo
Seminyak, Bali, Indonesia
Life is merely a journey to the grave, but to make the journey become a beautiful parade or a dark mourning ceremony is all in your hand.

About The Blog

nothing special. just a compilation of my feelings. feel free to read or use if it is not my own work (like song lyrics). stealing my own work will not give you any lawsuit, but please respect the owner by not taking any part of the content that is made by me without my acknowledgment and without putting my name on it. :]

October 08, 2011

Baik Baik Saja

Suara alarm memekik membangunkanku. Aku terbangun dan menyandarkan punggungku ke dinding, mencoba fokus, mencoba mengingat kembali, mencoba membedakan antara nyata dan mimpi. Bahkan suara berita di televisi yang lupa kumatikan tak sanggup menyadarkanku. Aku lalu mematikan televisi itu dan berjalan menuju kamar mandi.

Aku menyalakan shower begitu kencang. Kubiarkan air dingin mengguyur semua yang tak nyata, mengalirkan mimpi-mimpi menipu dan terbuang jauh dalam gorong-gorong realita. Begitu selesai aku meraihkan tanganku di tempat handuk. Kosong.

Aku harap kamu masih ada di sini.

***

Sinar matahari merayapi tubuh kami yang saling berdekapan. Pagi telah menandai awal dari sebuah akhir.

Tubuhmu perlahan melepaskan diri dari dekapanku, berjalan gontai menuju kamar mandi. Terdengar suara air bergemericik yang makin menyadarkanku. Ini bukan mimpi. Aku menyandarkan diri pada dinding, menatap langit kebiruan yang cerah. Aku menghela nafas.

Sesaat kemudian kau muncul lagi dengan tubuh basah terbalur handuk. aku tersenyum dan menghampirimu, memelukmu dari belakang, menciumi bau shampoo dirambutmu. Kau tersenyum  dan menyuruhku mandi. Aku mengecup tengkukmu sebelum melangkah menuju kamar mandi.

Di bawah guyuran shower pikiranku berkelana. Ketakutan dan kesedihan perlahan merayap mengaliri hati yang masih segar karena cinta. Begitu selesai aku melihat handuk terlipat rapi yang kau siapkan di meja.

Aku takut kehilangan kamu. 

***

Aku merapikan pakaianku di depan cermin: kemeja hitam dengan dasi abu-abu dan celana hitam. Aku mencoba tenang, karena hari ini aku akan bertemu denganmu. Aku menghela nafas panjang. setitik air mata muncul. Aku tak bisa lagi menyembunyikannya.

Aku kangen kamu.

***

Kau masih sempat merapikan kerah bajuku meski kau tahu kau hampir terlambat. Kau tersenyum menatapku, lalu mencium pipiku.

Aku bakal kangen banget sama kamu.


***

Di mobil tak ada suara, hanya mataku yang fokus menatap jalan. Aku diam. Membisu.

Semua tak akan baik-baik saja tanpamu.

***


Di mobil kau tetap diam sambil menatap jalanan dari jendela. Sesekali aku menatapmu sambil menyetir. Mulutku ingin mengatakan sesuatu, namun hati ini membuat kalimatnya luruh dalam ragu.

Tanpa sadar kau menatapku. Kau tersenyum, lalu tanganmu kau letakkan diatas tanganku. Mata indahmu menembus dalam ke dalam hati, seakan menyiram lagi rasa yang sudah hampir kering karena ragu.

Semua akan baik-baik saja kok.

***

Aku memarkir mobilku dan berjalan keluar dengan seikat bunga di tangan kiriku. Aku berjalan dan berjalan, melewati banyak pepohonan. Aku lalu melihat kerumunan orang di satu sudut. Aku mendatangi kerumunan itu. Dan aku bertemu denganmu. Akhirnya. Aku bertemu denganmu

Ya, aku percaya kata-katamu. Semua akan baik-baik saja. Bahkan ketika kaki dan tanganku ingin berontak dan mendekap sosokmu yang berlalu menuju pesawat itu setelah kita saling bercumbu, bahkan ketika perasaanku berkata kita tidak akan bertemu lagi... Aku masih percaya, semua akan baik-baik saja.



Dan di sinilah aku, berdiri menangisi pusaramu.

***

"... Pesawat penumpang tersebut jatuh setelah mengudara selama beberapa jam. Dilaporkan tidak ada korban selamat dari kecelakaan naas tersebut. Polisi masih melakukan investigasi lebih lanjut terhadap kecelakaan tersebut...".

No comments:

Post a Comment