Peut-ĂȘtre nous n'avons pas besoin d'amour. Peut-ĂȘtre c'est une aide que nous avons vraiment besoin (Maybe we don't need love after all. Maybe help it what we really need)

The Owner's Bio

My photo
Seminyak, Bali, Indonesia
Life is merely a journey to the grave, but to make the journey become a beautiful parade or a dark mourning ceremony is all in your hand.

About The Blog

nothing special. just a compilation of my feelings. feel free to read or use if it is not my own work (like song lyrics). stealing my own work will not give you any lawsuit, but please respect the owner by not taking any part of the content that is made by me without my acknowledgment and without putting my name on it. :]

January 30, 2012

Rasa Tanpa Makna

Selasa lalu pesawatku sampai ke ke Perth. Di situlah pertama kalinya aku melihat dunia dari kacamata yang begitu berbeda. Meski iklim dan cuacanya hampir serupa, Australia dan Indonesia jelas berbeda. Banyak hal yang sudah kualami seminggu ini, dan selama seminggu ini tak pernah ada rasa rindu dengan suasana rumah.

Tak pernah secuilpun terbesit rasa rindu, rasa takut, atau rasa kesepian. Aku begitu menikmati kota ini. suasananya, kerapiannya, sudut pandangnya..

Sampai hari itu tiba. Hari Senin, dua hari setelah aku berada di Geraldton, sebuah kota kecil jauh dari Perth. Begitu pulang belanja kebutuhan harian, aku duduk termangu di depan kamar, menatap laut yang terlihat cantik terhampar di depan mataku. Aku terdiam sejenak, dan perlahan perasaan aneh muncul. Perasaan aneh yang menyaru bagai rindu, sedih, marah, dan bingung merayap pelan dan mulai mengisi otak dan hatiku.

Tanpa sadar aku menangis. Awalnya hanya aliran air mata saja, namun lama-kelamaan tangisanku makin tak tertahankan. Aku terdiam diatas kursi sambil memeluk lututku sendiri. Air mata terus mengalir dengan anehnya. Air mata itu mengalir begitu derasnya, begitu derasnya..

Sampai akhirnya semua berhenti. Seakan tanpa ada apa-apa aku menarik nafas, lalu duduk di ruang tamu, menikmati segelas susu rendah lemak dari lemari pendingin. Dalam hati aku bertanya-tanya tentang apa yang baru saja terjadi. Namun sampai aku menghabiskan gelas susu itu, aku sama sekali tidak mendapat jawaban. Aku menghela nafas panjang lalu mulai memasak makan malam.

Mungkin aku cuma merasa sendirian di sini.

No comments:

Post a Comment